KEPANJEN- Kejadian tanah longsor di Kabupaten Malang mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Dalam 11 bulan terakhir, ada 91 kejadian tanah longsor. Sedangkan sepanjang 2024 lalu, tercatat 50 kejadian tanah longsor.
Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjabarkan, tanah longsor di Bumi Kanjuruhan sering terjadi pada bulan Januari dan Desember selama 11 bulan terakhir. Dalam waktu itu, sedang terjadi cuaca yang ekstrem. ”Pada Januari ada 26 kejadian, lalu November ada 18 kali,” katanya kepada koran ini.
Salah satu bencana tanah longsor pada bulan November terjadi di Kecamatan Lawang pada 24 November lalu. Tepatnya di Desa Sumberngepoh, Kecamatan Lawang. Sebanyak dua titik jalan longsor dan menyebabkan terputusnya akses warga. Pipa air minum warga juga terdampak akibat kejadian tersebut.
Menurutnya, intensitas kejadian tanah longsor pada tahun ini juga meningkat. Berdasar catatannya, setiap bulan hampir selalu ada kejadian tanah longsor. Pada tahun lalu, kejadian tanah longsor terjadi pada rentang bulan Mei sampai Oktober.
Tapi, dari dua periode tersebut, terdapat satu kesamaan. Yaitu pada bulan November intensitas bencana meningkat. Pada bulan November tahun ini tercatat 18 bencana. Sedangkan tahun lalu, 25 bencana. ”November memang tergolong sedang tingginya intensitas hujan, jadi kewaspadaan akan bencana hidrometeorologi makin meningkat,” ujar dia.
Sementara itu, prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo menyebut, potensi cuaca ekstrem masih akan terjadi sampai 9 Desember. Potensi tersebut disebabkan karena adanya fenomena gelombang atmosfer Low, Kelvin dan Rossby yang melintas wilayah Jawa Timur.
Suhu muka laut perairan di Selat Madura masih cukup signifikan. ”Hal itu turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan dalam rilis tertulisnya. (biy/gp)
Editor : A. Nugroho