SINGOSARI- Kecelakaan tiga mobil boks terjadi di Jalan Perusahaan, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari Selasa malam (2/12). Satu pengemudi sempat terjepit dalam kejadian tersebut. Perlu dilakukan evakuasi khusus untuk mengeluarkan sopir tersebut.
Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan pada pukul 18.30 WIB tersebut di antaranya, Daihatsu Zebra Espass boks ekspedisi Tirex nomor polisi (nopol) N 5812 BF dengan pengemudi Rully Nugroho, 43, warga Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Dua kendaraan lain juga sama-sama mobil boks. Yaitu Isuzu Traga nopol N 8003 BH dengan pengendara Sukri, 44, asal Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Lalu, Mitsubishi L300 nopol H 9730 HQ yang dikendarai Henri Torino Junaedi, 57, asal Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menjelaskan, satu dari tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan berada di lajur yang berbeda. ”Mobil boks Espass itu berjalan dari arah barat (Karangploso) ke timur (Karanglo). Di arah sebaliknya berurutan dari depan Isuzu Traga dan L300,” runtut dia.
Mobil Espass itu tiba-tiba oleng ke kanan sampai melebihi markah jalan. Tabrakan beruntun dan adu banteng pun tak terhindarkan. Akibatnya, sisi kanan atau bagian dekat pengemudi mobil Espass itu pun ringsek cukup parah. Begitu pula di Traga. Sementara L300 rusak ringan di bagian bempernya.
Karena ringsek itu, Rully yang ada di balik kemudi boks Espass itu sempat terjepit. Butuh waktu lebih 20 menit untuk mengeluarkan korban dari dalam kabin mobil. ”Berhasil dievakuasi dan tidak terluka parah,” kata Chelvin. Dua pengemudi lain pun tidak mengalami masalah apa-apa.
Disinggung soal penyebab kecelakaan, Chelvin menduga bahwa pengemudi Espass mengantuk saat berkendara.
”Diduga mengalami micro sleep jelang kejadian, karena itulah ia langsung oleng ke kanan,” kata dia. Tidak ada yang dirawat di rumah sakit. Tapi, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu sebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. (biy/gp)
Editor : A. Nugroho