Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ngantuk, Hantam Truk, Sopir Angkudes Meninggal di Jalan Raya Sonotengah Kecamatan Pakisaji

Bayu Mulya Putra • Kamis, 11 Desember 2025 | 18:14 WIB
KASUS KETIGA: Angkudes jalur Malang-Blitar terlibat kecelakaan di Jalan Raya Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Selasa sore (9/12).
KASUS KETIGA: Angkudes jalur Malang-Blitar terlibat kecelakaan di Jalan Raya Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Selasa sore (9/12).

PAKISAJI - Kecelakaan lalu lintas masih menjadi kabar yang sering berembus dari Kabupaten Malang. Terbaru, pada Selasa sore (9/12) sekitar pukul 15.15, ada salah satu warga yang meninggal akibat kecelakaan. Kasus teranyar itu terjadi di Jalan Raya Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji.

Melibatkan sebuah mobil angkutan pedesaan (angkudes) Malang-Blitar merek Mitsubishi L300 minibus dengan truk box Mitsubishi Canter.

Angkudes itu dikemudikan Nur Eko Cahyono, 63, warga Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen. Di dalamnya, ada dua penumpang. Yakni Eko Prasetya, 53 warga Desa Dilem, Kepanjen, dan Siti Choiriyah, 54, warga Desa Sumberpucung.

Sementara truk dikendarai Nurmansyah, 48, warga Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan angkudes dan truk itu berjalan dari arah yang berbeda. Angkudes melaju dari utara ke selatan. Sementara truk dari arah berlawanan.

Berdasar hasil olah TKP, Bambang menyebut bahwa kecelakaan itu dipicu karena sopir mengantuk. ”Pengemudi L300 (angkudes) diduga mengalami micro-sleep hingga kendaraan bergerak keluar jalur. Saat bersamaan dari arah selatan melaju truk canter, sehingga terjadi benturan samping,” papar dia.

Akibat kecelakaan tersebut, Eko atau pengemudi angkudes meninggal dunia. ”Dia mengalami luka benturan di kepala dan meninggal saat perjalanan menuju RSUD Kanjuruhan Kepanjen,” ujar Bambang. Sementara, dua penumpang angkudes mengalami luka dan dilarikan ke RS Wava Husada.

Kecelakaan di Pakisaji itu adalah kasus ketiga yang ditangani kepolisian pada bulan ini. Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas juga terjadi pada 2 Desember di Jalan Raya Perusahaan, Desa Tunjungtirto, Singosari. Serta di jalan perumahan Patra Garden, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso pada 1 Desember.  Pada kecelakaan di Karangploso, polisi juga mencatat ada satu korban meninggal.

Dari kecelakaan maut di Pakisaji dan Karangploso itu, petugas mendapati satu temuan yang sama di lapangan. ”Sama-sama dipicu mengantuk atau micro-sleep,” ungkap Bambang. Pihaknya mengimbau pengendara agar beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk. ”Micro-sleep sangat berbahaya. Bila lelah, berhenti sejenak. Ini penting untuk keselamatan bersama,” tutup mantan Kapolsek Ngajum tersebut. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#angkudes #Micro Sleep #lakalantas #tkp