MALANG KOTA - Akibat tidak fokus berkendara, Muhammad Ridha Andra, 22, terjatuh bersama motor Yamaha FreeGo miliknya. Mahasiswa dari salah satu kampus swasta di Malang itu terjatuh ke pinggir Jembatan Tunggulmas, Kota Malang. Tepatnya pada Minggu pagi (21/12).
Seorang tukang bangunan bernama Aji yang kebetulan berada di lokasi mengungkapkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 07.00. Namun, dia tidak mengetahui kronologis pastinya. "Saya hanya melihat banyak orang berkumpul di sisi jembatan. Kemudian korbannya dievakuasi oleh para petugas," sebut lelaki berusia 50 tahun tersebut.
Dari informasi yang didengar Aji, korban melaju cukup kencang dari arah utara atau Jalan Karyawiguna. Motor terus bergerak ke sisi kiri hingga akhirnya menabrak patok pembatas Jembatan Tunggulmas. "Lalu motor bersama korbannya terjun ke bawah. Korbannya terbaring di semak-semak," terang dia.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananto membenarkan kecelakaan yang terjadi di Jembatan Tunggulmas. Anton menegaskan bahwa itu merupakan kecelakaan tunggal.
Menurut Anang, korban adalah mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dia warga Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.
"Untuk penyebabnya karena korban mengantuk, sehingga tidak konsentrasi dalam berkendara," sebut Anang. Namun mahasiswa itu selamat.
Dari pemeriksaan sementara saat evakuasi, korban mengalami dislokasi atau cedera sendi pada bahu kiri. Untuk menangani dislokasi, korban dibawa ke RS UMM agar bisa mendapat penanganan.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung selama hampir 5 jam. Sebab korban harus dibawa menggunakan basket stretcher atau tandu basket menuju ke atas.
Ada banyak pihak yang terlibat dalam evakuasi. Seperti relawan, tim pemadam kebakaran, PMI Kota Malang, BPBD Kota Malang, hingga kepolisian. "Kami melakukan penyelamatan dengan metode vertical rescue (teknik evakuasi dari medan terjal di posisi yang lebih rendah ke tinggi atau sebaliknya)," jelas Pandu.
Tidak lupa pihaknya memberikan edukasi bersama kepolisian. Tujuannya agar warga berkendara dengan hati-hati dan dalam kondisi prima. (mel)
Editor : A. Nugroho