NGAJUM – Kandang berisi ratusan ekor ayam di Dusun Jatisari, Desa Ngajum, Kecamatan Ngajum mengalami kebakaran kemarin pagi (12/1). Kadang tersebut milik Mustamian, 51. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar.
Komandan Peleton (Danton) Damkar Satpol PP Kabupaten Malang Andik Minarko menjelaskan, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 04.20, ketika api sudah membesar. Api tersebut menghanguskan kandang ayam milik Mustamian.
Ketika kebakaran berlangsung, kondisi kandang sepi. Tidak ada pekerja. Kobaran api diketahui oleh pemilik kandang yang rumahnya tak jauh dari lokasi. Sekitar pukul 04.29, Mustamian yang mengetahui kandangnya terbakar langsung menghubungi tim pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang. “Kami meluncurkan empat unit mobil pemadam pada pukul 04.33. Tepat pukul 05.03 kami tiba di lokasi,” kata Andik.
Andik menyebut, ketika tim tiba di lokasi, sebagian besar bangunan sudah hangus. Hanya menyisakan pancang-pancang beton penyanggah bangunan seluas 10 x 5 meter tersebut. Di dalamnya, ada ratusan ekor ayam, baik dewasa maupun anakan yang hangus terbakar menjadi arang.
Penyebab dari kejadian tersebut diduga berasal dari arang yang dipakai untuk menghangatkan ayam tersebut. “Dari arang itu ada percikan api, kemudian membesar sampai menghabiskan satu kandang,” ucap Andik.
Proses pemadaman tersebut memakan waktu sekitar dua jam. Api dipastikan sudah padam pada pukul 07.30. Petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk menaklukkan si jago merah lantaran banyak material mudah terbakar di lokasi, seperti kayu, pakan, plastik dan genting runtuh di dalam area tersebut. Juga banyak potensi api di bagian reruntuhan yang ketika dipadamkan di atasnya, bisa muncul lagi api baru karena masih panas. Pemilik kandang ditaksir mengalami kerugian Rp 1,5 miliar. “Itu perkiraan dari pemilik. Perhitungan dari kandang sekaligus isi-isinya,” tandas Andik.(biy/dan)
Editor : Aditya Novrian