TUREN - Lalu lintas di Jalan Raya Tanggung, Kecamatan Turen sempat tersendat kemarin (28/1). Itu karena sebuah truk yang memuat batu koral terguling di pinggir jalan. Truk yang dikemudikan oleh Tado asal Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi itu mengalami patah as di bagian roda kiri, sehingga membuatnya kehilangan keseimbangan.
Peristiwa kecelakaan tunggal terjadi kisaran pukul 10.30. Saat itu, truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi (nopol) DK 8821 PV melaju dari timur menuju arah Kota Malang. Sesampainya di tempat kejadian, as belakang sebelah kiri truk tiba-tiba patah.
“Truk sempat oleng ke kiri, kemudian berakhir terguling di pinggir jalan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoirudin di sela melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kemarin.
Dia menduga, kendaraan terguling lantaran muatan batu koral yang dibawa cukup berat. Ketika truk mulai oleng, sopir juga kesulitan mengendalikan. Separo dari batu koral tumpah ke ruas jalan, sehingga menimbulkan kepadatan arus lalu lintas.
Evakuasi tumpahan batu koral dilakukan menggunakan alat berat berupa excavator. Selama evakuasi berlangsung, aparat kepolisian mengatur arus lalu lintas. Ekskavator yang diterjunkan segera memindahkan tumpahan koral ke truk cadangan. Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar dua jam. “Kerugian akibat kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp 1 juta,” lanjut Samsul.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara. Terutama bagi truk angkutan barang yang cenderung membawa muatan banyak dan berat. Seluruh komponen kendaraan harus diperiksa dan dipastikan siap jalan dengan membawa banyak beban agar musibah serupa tidak terulang lagi.
Samsul memastikan tidak ada indikasi over dimension over load (ODOL). Menurut pengamatannya, kondisi as truk sudah waktunya diganti. Oleh karena itu, dia meminta sopir lebih teliti dan berhati-hati lagi sebelum menggunakan kendaraan.(aff/dan)
Editor : Aditya Novrian