RADAR MALANG – Suara dentuman keras beradu dengan aspal dan rem masih sering menjadi peristiwa yang mengerikan di jalan raya. Belum lama ini, duka menyelimuti Malang saat sebuah kecelakaan terjadi di Jembatan Kalisari pada akhir Januari 2026. Melibatkan pikap L300 dan Calya.
Insiden di jalan raya menjadi ancaman nyata yang dipicu oleh berbagai faktor yang kompleks. Namun, secara garis besar terdapat empat pilar utama penyebab kecelakaan lalu lintas antara lain:
Petama, faktor manusia (human error). Dilansir dari laman Korlantas Polri, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menegaskan bahwa faktor manusia masih menjadi kontribusi terbesar, baik terkait kelelahan, kelalaian, maupun ketidakpatuhan terhadap prosedur keselamatan.
Selanjutnya adalah faktor kendaraan. Seringkali, pemilik kendaraan abai terhadap pemeriksaan rutin komponen vital seperti fungsi rem, kondisi ban, dan lampu. Sehingga menyebabkan hilangnya kendali saat mengemudi. Dilansir dari Auto2000, visibilitas pada malam hari membuat pengemudi lebih sulit dalam melihat jalan dikarenakan penerangan yang buruk.
Faktor jalan dan lingkungan juga menjadi hal yang krusial, seperti jalanan yang berlubang, tikungan tajam sehingga rawan blindspot, serta minimnya penerangan jalan umum (PJU). Dilansir dari Radar Kanjuruhan, terdapat 10 ruas jalan Kabupaten Malang yang menjadi titik kecelakaan paling tinggi.
Untuk itu, kecelakaan bukan hanya datang dari nasib buruk saja, melainkan faktor kelalaian manusia dan ketidaksiapan infrastruktur maupun kendaraan. Kesadaran untuk mematuhi rambu lalu lintas dan memastikan kelayakan kendaraan juga menjadi kunci utama keselamatan berkendara.
Penulis: Xeon Rhao Loudra Widadi
Editor : Aditya Novrian