AMPELGADING, RADAR MALANG - Polisi punya versi berbeda tentang penyebab ambruknya atap SMKN 1 Ampelgading. Menurut polisi, hasil penyelidikan sementara yang didapat, mengapa atap sekolah itu bisa roboh adalah karena faktor cuaca.
Menurut polisi, pada kejadian pada Sabtu (28/3), sekitar pukul 22.30, ambruknya atap membuat beberapa ruang kelas tidak dapat digunakan sementara. "Yang runtuh itu atap yang menaungi 4 ruang kelas. Dengan material genteng dan rangka spandek atau galvalum," terang Kapolsek Ampelgading AKP Budi Hartawan ketika dikonfirmasi wartawan Jawa Pos Radar Malang
Hasil pendalaman sementara, Budi menyebut bahwa atap ruang kelas tersebut roboh akibat cuaca. "Penyebabnya dikarenakan angin dan curah hujan yang cukup deras mulai pukul 21.30," imbuh dia.
Budi menyebut bahwa hujan sebenarnya sudah turun di Ampelgading sejak siang sekitar pukul 14.00. Tapi intensitasnya ringan dan cenderung sering reda. Mulai lebat sejak pukul 21.30 sampai jelang tengah malam.
Menurut Budi, ditengarai bahwa pada saat hujan, atap sekolah tidak dapat kuat menahan gempuran air hujan dengan intensitas lebat dan tiupan angin. Hasilnya, atap berjatuhan.
Kini, perhitungan materi pasti oleh pihak sekolah masih berlangsung. Sembari itu dilakukan, area yang rusak kini disterilkan.
Penulis: Biyan Mudzaky Hanindito