Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Diduga Terpeleset, Pencari Ikan Meninggal di Sungai

Biyan Mudzaky Hanindito • Selasa, 5 Mei 2026 | 13:41 WIB
TAK BERNYAWA: Warga dan polisi mengevakuasi jenazah seorang pencari ikan yang hilang di Sungai Sumber Luluh, Kecamatan Ngajum, Minggu (3/5).
TAK BERNYAWA: Warga dan polisi mengevakuasi jenazah seorang pencari ikan yang hilang di Sungai Sumber Luluh, Kecamatan Ngajum, Minggu (3/5).

NGAJUM, RADAR MALANG – Seorang warga yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di Sungai Sumber Luluh, Desa Ngajum, Kecamatan Ngajum, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban diketahui bernama Ponidi, 60, yang sebelumnya tidak pulang sejak Sabtu sore (2/5).

Kapolsek Ngajum AKP Bambang Wijarnako menjelaskan, korban terakhir kali terlihat meninggalkan rumah sekitar pukul 16.00. Saat itu, ia membawa perlengkapan untuk mencari ikan menggunakan alat setrum.

Korban diduga langsung menuju aliran Sungai di sekitar desa. Namun, sekitar pukul 17.00, hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Setelah itu, korban tidak kembali dan tidak terlihat oleh warga sekitar.

“Setelah hujan turun, korban tidak terlihat lagi. Keluarga kemudian melakukan pencarian pada malam hari,” ujar Bambang.

Baca Juga: Lapas Lowokwaru Tanam 250 Pohon di SAE Ngajum dengan Libatkan TNI dan Warga Binaan

Pencarian dilakukan Bersama warga, apparat kepolisian, dan relawan hingga dini hari. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Korban baru ditemukan keesokan harinya, Minggu pagi (3/5) sekitar pukul 06.00. Saat ditemukan, korban berada di aliran sungai dekat area perkebunan warga dalam posisi tertelungkup.

Petugas yang melakukan pemeriksaan awal menduga korban meninggal akibat terpeleset di area sungai yang licin saat hujan deras. Pada tubuh korban ditemukan luka di bagian kepala. ”Kami menemukan luka di kepala yang diduga akibat benturan dengan batu di sungai,” jelas Bambang.

Baca Juga: Kandang Ayam di Desa Ngajum Kabupaten Malang Terbakar, Rp 1,5 M Jadi Arang

Di lokasi yang sama, petugas juga menemukan peralatan yang dibawa korban, termasuk alat setrum ikan. Tidak ditemukan hasil tangkapan ikan di sekitar lokasi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Ngajum untuk pemeriksaan lebih lanjut

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka lain selain di bagian kepala. Pihak keluarga menolak dilakukan visum et repertum (VER) dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Setelah itu, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. “Korban sudah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan,” pungkas Bambang. (biy/adn)

Editor : A. Nugroho
#MD #terpeleset #Ngajum #VER