KOTA BATU, RADAR MALANG - Sempat dikabarkan bakal dihapus, Jalur Klemuk di Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, masih tercantum di Google Maps. Hal yang tak diharapkan pun kembali terjadi pada Jumat malam (15/5) sekitar pukul 18.00.
Dua motor terlibat kecelakaan saat itu. Empat orang dilaporkan terluka.
Kasat Lantas Satlantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim menjelaskan, kecelakaan bermula saat Amin Khoiriah, 45, pengendara motor melintas dari arah barat ke timur.
Amin mengendarai motor Honda Vario warna merah dengan nomor polisi P 3090 VK. Dia menggonceng dua putrinya. Yakni Witha Della Ayu, 20, dan Barnesa Azraa Zamita, 9. Ketiga perempuan tersebut merupakan warga Dusun Krajan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.
”Diduga yang bersangkutan kurang menguasai laju kendaraan saat sedang melintas di jalan yang lurus dan sedikit menurun,” kata Kevin. Sementara di depannya melaju kendaraan dari arah yang sama. Motor Honda Vario dengan nomor polisi N 5082 LZ itu dikemudikan pengendara ojek online bernama Ahmad Amanullah Akmal, 25.
Karena posisi kedua kendaraan terlalu dekat, tabrakan pun tidak terhindarkan. Motor yang dikendarai Amin menabrak motor milik Ahmad. Keempat orang itu pun terjatuh. ”Semuanya terluka, dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Hasta Brata Batu,” sambung Kevin.
Dia melanjutkan, seluruh korban mengalami luka ringan. Jika dirinci, Amin mengalami cedera pada kepala. Della mengalami cedera di bagian tangan dan kaki. Barnesa mengalami cedera di bagian wajah dan lecet tangan. Sementara Ahmad mengalami cedera di bagian dada.
Dua motor juga mengalami kerusakan. Jika ditotal, kerugian materiil akibat kecelakaan itu senilai Rp 2 juta. Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu Ipda Agus Atang Wibowo menambahkan, dari penyelidikan sementara, diketahui bahwa Amin hendak mampir ke rumah kerabatnya. ”Yang bersangkutan melintas di sana karena melihat Google Maps,” ucap dia.
Sementara Ahmad tidak melintas lewat Jalur Klemuk. Melainkan masuk dari arah Pom Bensin Songgoriti ke kanan. Yang bersangkutan juga merupakan warga asli Kelurahan Pesanggarahan, Kecamatan Batu.
Pasca-kecelakaan, pihaknya segera menerbitkan laporan polisi untuk kebutuhan Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan.
”Untuk penyelesaiannya seperti apa, kami periksa dulu. Jika kedua pihak sepakat berdamai, akan kami lakukan restorative justice,” imbuh dia.
Agus menambahkan, kecelakaan yang terjadi itu menjadi atensi pihaknya.
Terlebih, Pemkot Batu sempat berencana mengajukan penghapusan Jalur Klemuk dari Google Maps. Pekan depan, kepolisian berencana untuk melakukan tindak lanjut terhadap rencana itu. Sebab, setelah dicek pihaknya, Jalur Klemuk masih ada di Google Maps.
Sebenarnya, sudah antisipasi kecelakaan di sekitar lokasi. Mulai dari pemberian imbauan lewat banner hingga portal. Namun masih ada saja pengendara yang melintas di sana. Terpisah, Kasubbid Yanmed Dokpol RS Bhayangkara Hasta Brata Iptu dr Arifian Juari menyebut bahwa semua korban sudah ditangani. ”Mereka masih menjalani pemeriksaan lanjutan dan dirawat,” tuturnya. (mel/by)
Editor : A. Nugroho