BANTUR, RADAR MALANG - Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Banturkrajan, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Sabtu sore (30/5). Dua siswi pengendara motor, masing-masing BS, 14, dan VE, 16, harus celaka usai menabrak truk tronton.
Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 17.00. Tapi baru dilaporkan dan ditangani sekitar pukul 21.00.
Diketahui bahwa dalam kecelakaan tersebut, motor Honda Beat dengan nomor polisi (nopol) N 2197 EGB itu menabrak truk tronton Hino nopol S9068 UJ yang sedang mengganti ban. Truk itu awalnya dikemudikan warga Desa Pandanwangi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto bernama Budi Hariyanto, 42.
Saat itu, BS, 14, dan penumpangnya VE, 16, keduanya asal Kecamatan Bantur melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Tiba di lokasi, mendadak, braaak! Motor mereka menabrak bagian belakang truk. BS dan VE pun terkapar di aspal. "Motor itu menabrak bagian belakang truk Hino yang ada di tepi kiri jalan karena sedang mengganti ban," terang Chelvin.
"Pengemudi truk sudah menyalakan lampu darurat dan memasang rambu-rambu tanda kalau kendaraannya sedang troubel," imbuh dia.
Dugaan sementara, gadis belia pengendara motor itu tidak hati-hati dalam mengendarai motornya.
Akibat tabrakan tersebut, dua gadis di atas motor itu mengalami luka-luka. "Korban BS mengalami luka di mulut dan patah tulang rahang. Penumpangnya mengalami luka lecet di wajah dan dislokasi kaki kiri," ujar Chelvin. Keduanya dilarikan ke RS Wava Husada di Kepanjen. BS harus dirawat di sana, sementara VE boleh pulang dan menjalani rawat jalan.
Penulis: Biyan Mudzaky Hanindito
Editor : A. Nugroho