Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rembesan Lumpur Lapindo Ditangani, KAI Pastikan Operational Kereta Api Tetap Berjalan Normal

Hawwa Aulia Nur • Senin, 13 Juli 2026 | 09:10 WIB
Ilustrasi Rel Kereta Api. (Sumber: Freepik)
Ilustrasi Rel Kereta Api. (Sumber: Freepik)

MALANG, RADAR MALANG – Bocornya Tanggul Lumpur Lapindo Sidoarjo pada Jumat (10/7/2026) kemarin sempat memicu kekhawatiran masyarakat. Kebocoran ini awalnya disadari oleh seorang pemandu wisata Lumpur Lapindo pukul 04.00 WIB dengan munculnya genangan air dan lumpur. 

Air bercampur lumpur tersebut meluap dari tanggul utama hingga pada akhirnya meluap ke tanggul penahan di dekat jalur kereta api. 

Beruntungnya, kebocoran tanggul Lumpur Lapindo tersebut telah ditangani oleh petugas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS)  pada Jumat, (10/7/2026) lalu pukul 06.50 WIB. BPLS menggunakan ekskavator untuk menutup bagian tanggul yang bocor supaya rembesan air bercampur lumpur tersebut tidak semakin meluas.

Baca Juga: Berawal dari Dapur Rumah, Brownies Ketan Asal Sidoarjo Tembus Pasar Ekspor Berkat Pendampingan BRI

Salah satu kekhawatiran yang muncul akibat bocornya tanggul Lumpur Lapindo ini adalah mengenai operasional Kereta Api yang melalui jalur rel kereta Porong tersebut. Hal ini dikarenakan posisi rel kereta api Porong tersebut sangat dekat dengan tanggul ketiga dari Lumpur Lapindo. 

Menanggapi peristiwa ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memastikan bahwa seluruh operasional kereta api yang melewati kawasan tanggul Lumpur Lapindo masih berjalan normal. Kegiatan penanganan tanggul dipasikan tidak memberikan dampak pada keselamatan maupun kelancaran perjalanan kereta api. 

Pihak KAI telah melaksanakan sejumlah pemeriksaan lapangan terkait kondisi jalur rel, konstruksi jalan rel, maupun keamanan prasarana pendukung. Semua prasarana perkeretaapiaan tersebut menunjukkan kondisi yang aman dan tidak berdampak pada operasional kereta api. 

"Kami memastikan aktivitas tersebut tidak berdampak terhadap operasional kereta api. Jalur rel berada dalam kondisi aman untuk dilalui sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keselamatan perjalanan kereta api yang melintasi kawasan tersebut," ujar Mahendro, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya pada Jumat, (10/7/2026). 

Baca Juga: Awas! KAI Ingatkan Bahaya Bermain di Rel

Mahendro mengungkapkan pemeriksaan lapangan terkait bocornya tanggul Lumpur Lapindo tersebut memang perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan setiap harinya terdapat 48 perjalanan kereta api yang melintasi jalur kawasan tanggul meliputi KA antar kota, lokal, maupun logistik. Pemeriksaan lapangan tersebut menjadi upaya pihak KAI dalam memastikan keamanan operasional melalui jalur tersebut.

 

Editor : Aditya Novrian
#Jalur Kereta Porong #lumpur lapindo #Sidoarjo #KAI