BULULAWANG, RADAR MALANG - Kerugian material sebesar Rp 800 juta tercatat dalam insiden kebakaran yang meludeskan dua unit truk milik warga bernama Bashori di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, pada Minggu (16/8) pukul 11.30 WIB. Kendaraan tersebut habis terbakar setelah api dengan cepat menjalar dari area pembakaran sampah sisa kemarin yang belum dipastikan padam.
Peristiwa bermula ketika tukang kebun melakukan aktivitas membakar sampah sisa pada Sabtu (15/8) tanpa memastikan apinya benar-benar padam secara sempurna. Kondisi tersebut diperparah oleh hembusan angin kencang pada siang hari yang membuat sisa bara api mendadak membesar dan menjalar dengan cepat ke arah kendaraan truk yang sedang terparkir di area tersebut.
Saat musibah kebakaran ini terjadi, kondisi gedung sedang dalam keadaan kosong karena tidak ada orang di dalam bangunan. Pemilik baru mengetahui insiden darurat tersebut setelah diberi tahu secara langsung oleh tetangga sekitar yang melihat kepulan asap pekat dan kobaran api.
"Warga setempat yang menyadari situasi tersebut sempat berupaya beramai-ramai menghentikan laju api secara mandiri dengan alat seadanya sebelum akhirnya segera menghubungi petugas pemadam kebakaran," ujar Bashori. Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju ke lokasi dan tiba pada pukul 12.00 WIB untuk melakukan pemadaman selama kurang lebih satu jam.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran hebat tersebut. Berkat kesigapan warga bersama petugas, sebanyak enam unit truk lainnya yang berada di dekat lokasi berhasil diselamatkan. Sejumlah kendaraan itu segera diamankan dan dipindahkan ke area sebelah, sementara peralatan serta mesin-mesin pertanian dipastikan aman.
Peristiwa yang terjadi di tengah teriknya siang hari ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat luas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Khususnya selama berlangsungnya musim kemarau. (ram)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang