MALANG, RADAR MALANG - Pencurian kendaraan bermotor kembali menghantui warga Malang. Seorang mahasiswi menjadi korban atas hilangnya motor Honda Scoopy di sebuah minimarket kelurahan Pisang Candi, Sukun, Kamis (24/9).
Kejadiannya berlangsung cepat. Korban Shandy Irdina Rahmi (22) melipir berbelanja ke minimarket usai perkuliahan. Sebelum masuk, motor pun sudah terkunci aman beserta penguncian stang.
“Korban hanya sekitar 10 menit di dalam minimarket. Ketika kembali dan melanjutkan perjalanan, tiba-tiba ada seorang pria tidak dikenal naik ke jok belakang sepeda motornya,” ujar Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengutip laman Malangtimes, (25/9).
Shandy yang hendak melanjutkan perjalanan, seketika mendapati pria tak dikenal menaiki jok motornya. Ia juga didorong oleh pelaku hingga terjatuh yang kemudian motor dengan posisi nyala tersebut dibawa kabur.
Korban langsung berlari ke dalam minimarket dan bersama seorang warga bernama Lionel, membantu melaporkan pihak berwajib.
Pelaku ditangkap setelah 15 menit kejadian. Informasi yang didapatkan adalah bahwa pria curanmor tersebut telah diamankan warga di sekitar halaman Fakultas Hukum Universitas Merdeka Malang. Pelaku pun diduga juga seorang mahasiswa.
“Setelah menerima informasi tersebut, Petugas melakukan penanganan dan mengamankan tersangka berinisial AGF, 26, yang merupakan mahasiswa asal Kabupaten Jember,” ungkap Lukman, Malangtimes, (25/9).
Pelaku akhirnya dijerat dengan hukuman tindak pidana. Lukman pun mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati, serta segera melapor jika menemui aktivitas yang mencurigakan.
“Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak lengah saat meninggalkan kendaraan, pastikan motor terkunci dan jangan meninggalkan barang berharga,” imbuhnya,
Untuk melaporkan hal=hal yang dirasa mencurigakan, masyarakat dapat segera menghubungi layanan kepolisian di nomor: 110 atau
Jogo Malang Presisi di nomor : 0811-1272-000.
Sumber: malangtimes.com
Editor : Aditya N. Rian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber