Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jadi Misteri, Penyebab Kebakaran di Ponpes An Nur Bululawang Belum Ada Kejelasan

A. Nugroho • Minggu, 13 Juli 2025 | 16:45 WIB
BELUM ADA KESIMPULAN: Polisi langsung melakukan pendalaman terhadap penyebab kebakaran di belakang Ponpes An Nur, Bululawang, Jumat malam (11/7).
BELUM ADA KESIMPULAN: Polisi langsung melakukan pendalaman terhadap penyebab kebakaran di belakang Ponpes An Nur, Bululawang, Jumat malam (11/7).

MALANG - Kebakaran yang terjadi di bangunan baru milik Pondok Pesantren An Nur, Kecamatan Bululawang, Jumat lalu (11/7), masih menyisakan tanda tanya. Polisi belum bisa menyimpulkan penyebabnya.


”Bangunan berukuran 14 x 27 meter itu kan belum ada instalasi listrik di dalamnya. Jadi, kami belum bisa memastikan penyebab kebakarannya apa karena sampah atau korsleting,” ujar KBO Satreskrim Polres Malang AKP Dicka Hermantara.

Polisi sudah melakukan olah TKP pada Jumat malam (11/7) pukul 19.00 hingga 21.00. Selama dua jam, mereka mencari kemungkinan adanya aliran listrik yang menyebabkan korsleting. Termasuk meneliti tungku pembakar sampah dengan cerobong di dekat bangunan.

Terdapat beberapa spekulasi. Mulai dari potensi bara api sisa pembakaran sampah yang tidak sengaja mengarah ke bangunan baru. Ada juga kemungkinan korsleting listrik dari stop kontak yang biasa digunakan tukang. Meski belum bisa memastikan penyebabnya, Dicka menegaskan tidak ada dugaan sabotase dalam kejadian tersebut.

Apalagi, saat terbakar, kondisi bangunan yang berada di bagian belakang pondok itu memang sepi. Bangunan tersebut merupakan calon gedung untuk SMP An Nur Al Anwar di PP An Nur 3 Murah Banyu. Kebakaran di sana terjadi pada Jumat lalu (11/7) sekitar pukul 18.00.

Hampir seluruh bambu penunjang kawat dan besi yang hendak dicor hangus terbakar. ”Saat api pertama diketahui, para santri sempat melakukan penyelamatan,” tambah Kasi Humas Polres Malang Ipda Bambang Subinajar. Namun, api makin membesar hingga perlu bantuan petugas pemadam. Butuh tiga mobil Damkar hingga api benar-benar padam. Akibat kebakaran itu, hampir 90 persen bambu yang ada di bangunan baru itu terbakar. Total kerugiannya hampir Rp 50 juta. (aff/by)

Editor : A. Nugroho
#kebakaran #Ponpes #Bululawang #malang