RADAR MALANG – Laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 diprediksi akan menyajikan duel yang paling menarik di fase grup. Pasalnya, dua kandidat utama untuk lolos kualifikasi akan berhadapan di Dallas Stadium, Arlington, Amerika Serikat (AS), Senin (15/6) pukul 03.00 WIB. Belanda akan menghadapi Jepang untuk memperebutkan posisi pertama di grup.
Pemberontakan Sang Runner-up
Belanda datang membawa ambisi besar mengakhiri penantian panjang. Meski telah tiga kali mencapai final Piala Dunia pada 1974, 1978, dan 2010, Oranje selalu harus puas menempati posisi kedua. Bahkan, tidak ada negara lain yang lebih sering menjadi runner-up tanpa pernah menjadi juara dunia.
Baca Juga: Fenomena FOMO Saat Musim Piala Dunia, Mengapa Banyak Orang Tak Ingin Ketinggalan?
Sayangnya, tim asuhan Ronald Koeman harus melalui jalan yang kurang mulus untuk mencapai turnamen empat tahunan ini. Mereka harus menelan kekalahan dari Aljazair dalam laga uji coba terakhir dan mengakhiri catatan tak terkalahkan dalam 10 pertandingan. Laga uji coba tertutup melawan Uzbekistan pun hanya berakhir 2-0 lewat dua penalti Gakpo.
Akan tetapi, catatan sejarah berpihak pada Belanda. Oranje tak pernah kalah dalam 16 laga fase grup Piala Dunia sejak 1994. Dengan mengandalkan sirkulasi bola cepat, penguasaan lini tengah bersama Frenkie de Jong dan Xavi Simons, serta daya gedor Cody Gakpo di sisi sayap, Oranje optimis mengamankan tiga poin.
Baca Juga: Rekor Baru Pertama Kali di Sejarah Piala Dunia: Wasit Jadi Sorotan Setelah Rentetan Kartu Merah!
Samurai Biru yang Tidak Bisa Disepelekan
Sementara itu, Jepang bukan lagi tim yang boleh dipandang sebagai pelengkap. Setelah mengalahkan Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022, Samurai Biru kini menempati peringkat ke-18 FIFA, hanya terpaut 10 posisi dari Belanda.
Menjelang turnamen, Jepang mencatat enam kemenangan beruntun dalam laga persahabatan, termasuk atas Brasil dan Inggris. Sepanjang kualifikasi zona Asia, mereka mencetak 54 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Catatan itu menegaskan keseimbangan luar biasa antara lini serang dan pertahanan yang dimiliki Samurai Biru.
Baca Juga: Perpisahan Para Bintang, Piala Dunia 2026 Diprediksi Jadi Turnamen Terakhir Sejumlah Pemain Hebat
Di bawah asuhan Hajime Moriyasu, Jepang bermain dengan organisasi taktis yang ketat dan sangat berbahaya dalam transisi cepat. Kekompakan yang terbangun dalam kesebelasan selalu berhasil menjadi senjata yang berulang kali menjatuhkan tim-tim besar Eropa.
Prediksi Duel Sama Kuat
Duel yang tersaji nanti menjanjikan kontras gaya bermain yang menarik. Belanda kemungkinan mendominasi penguasaan bola, sementara Jepang bersedia menyerahkan kendali dan menunggu celah serangan balik.
Baca Juga: Nobar Tak Lengkap Tanpa Minuman dan Camilan, Ini Menu yang Cocok Temani Piala Dunia 2026
Meski Belanda masih diunggulkan, baik dari segi kualitas skuad dan pengalaman di babak knockout, tetapi Jepang sudah membuktikan bahwa keunggulan di atas kertas bisa runtuh di lapangan.
Editor : Aditya Novrian