Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Piala Dunia 2026 Pakai Format Baru, Begini Cara Kerja Sistem 48 Tim yang Wajib Dipahami 

Sekar Hayyu W. • Selasa, 16 Juni 2026 | 22:00 WIB
Pembagian tim dalam piala dunia 2026 (Instagram @fifaworldcup)
Pembagian tim dalam piala dunia 2026 (Instagram @fifaworldcup)

MALANG, RADAR MALANG – Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 menghadirkan perubahan besar yang perlu dipahami para penggemar sepak bola. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia ini diikuti oleh 48 negara peserta.

Sebelumnya, Piala Dunia hanya diikuti oleh 32 tim sejak edisi 1998 hingga 2022. Penambahan jumlah peserta ini membuat format kompetisi berubah secara signifikan, mulai dari fase grup hingga babak gugur.

Meski sekilas tampak lebih rumit, sistem baru Piala Dunia 2026 sebenarnya cukup mudah dipahami.

Baca Juga: Prediksi Iran vs Selandia Baru, Team Melli lebih Diunggulkan meski Dihantui Drama di Luar Lapangan

Dari 32 Menjadi 48 Tim

Sejak Piala Dunia 1998 hingga 2022, putaran final diikuti oleh 32 negara. Mulai edisi 2026, jumlah peserta bertambah menjadi 48 tim.

Penambahan ini bertujuan membuka peluang yang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung sepak bola dunia.

Dengan jumlah peserta yang lebih banyak, Piala Dunia 2026 akan menghadirkan lebih banyak pertandingan dan lebih banyak wakil dari berbagai kawasan.

Fase Grup: 48 Tim Dibagi ke Dalam 12 Grup

Sebanyak 48 negara peserta dibagi ke dalam 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Setiap tim akan menjalani tiga pertandingan pada fase grup dengan sistem setengah kompetisi. Poin yang diperoleh tetap menggunakan aturan yang sudah dikenal penggemar sepak bola.

Tim dengan perolehan poin tertinggi akan menempati posisi teratas di klasemen grup. Jika terdapat jumlah poin yang sama, penentuan peringkat akan mempertimbangkan selisih gol, jumlah gol yang dicetak, hingga rekor pertemuan antartim sesuai regulasi yang ditetapkan oleh FIFA.

Siapa Saja yang Berhak Lolos?

Perubahan terbesar pada Piala Dunia 2026 terletak pada jumlah tim yang berhak melaju ke fase gugur.

Dari setiap grup, juara grup dan runner-up akan lolos secara otomatis. Artinya, terdapat 24 tim yang memastikan tempat di babak berikutnya. Selain itu, delapan tim peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup juga berhak melanjutkan perjalanan mereka. Dengan demikian, total ada 32 tim yang akan bersaing di fase gugur.

Skema ini membuat persaingan menjadi lebih terbuka. Sebab, tim yang gagal finis di dua besar masih memiliki peluang untuk lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Di sisi lain, setiap poin menjadi sangat penting karena selisih gol dapat menentukan nasib sebuah tim.

Babak 32 Besar, Tantangan Baru di Piala Dunia

Berbeda dengan edisi sebelumnya yang langsung memasuki babak 16 besar setelah fase grup, Piala Dunia 2026 menghadirkan babak 32 besar. Mulai fase ini, kompetisi menggunakan sistem gugur atau knockout.

Tim yang menang akan melaju ke babak berikutnya, sedangkan tim yang kalah harus mengakhiri perjalanan mereka. Setelah babak 32 besar, turnamen akan berlanjut ke babak 16 besar, perempat final, semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final.

Jika pertandingan fase gugur berakhir imbang dalam waktu normal, laga akan dilanjutkan ke babak tambahan dan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Mengapa FIFA Mengubah Format?

Penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim bertujuan memberikan kesempatan lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung dunia.

Format baru ini juga membuka peluang bagi negara yang sebelumnya sulit lolos ke putaran final untuk merasakan atmosfer Piala Dunia. Di sisi lain, perubahan tersebut membuat jumlah pertandingan meningkat secara signifikan. Jika pada edisi sebelumnya terdapat 64 pertandingan, Piala Dunia 2026 akan menghadirkan total 104 pertandingan.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Dipenuhi Generasi Emas, Sejumlah Negara Siap Unjuk Kekuatan

Bagi penonton, format baru ini berarti lebih banyak pertandingan menarik, lebih banyak kejutan, dan peluang lebih besar bagi munculnya tim-tim kuda hitam. Namun, sistem ini juga menghadirkan tantangan baru, mulai dari jadwal yang lebih padat, kebutuhan logistik yang lebih kompleks, hingga potensi kelelahan pemain karena panjangnya turnamen.

Satu hal yang pasti, format baru Piala Dunia 2026 menjanjikan persaingan yang lebih ketat dan drama yang lebih panjang hingga partai final.

Editor : Aditya Novrian
#pildun #Peraturan Baru #piala dunia 2026