MALANG, RADAR MALANG – Salah satu kejutan terbesar Piala Dunia 2026 terjadi saat Spanyol ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan Cabo Verde pada laga perdana Grup H, Senin (15/6/2026). Hasil 0-0 tersebut terasa seperti kekalahan bagi La Roja yang datang ke turnamen sebagai juara Eropa dan salah satu favorit juara dunia.
Di atas kertas, Spanyol tampil sangat dominan. Tim asuhan Luis de la Fuente melepaskan 27 tembakan sepanjang pertandingan dan menguasai jalannya laga. Namun dominasi tersebut tidak menghasilkan satu gol pun. Penyelesaian akhir yang buruk membuat seluruh peluang terbuang sia-sia.
Banyak sorotan mengarah kepada keputusan De la Fuente yang melakukan rotasi dan mencadangkan beberapa pemain penting. Ferran Torres dan Gavi yang dipercaya sebagai starter gagal memberikan dampak signifikan. Serangan Spanyol terlihat monoton dan mudah dibaca pertahanan Cabo Verde yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Di tengah penampilan kurang meyakinkan tersebut, Pedri menjadi salah satu pemain yang terus berusaha menghidupkan permainan La Roja. Gelandang Barcelona itu beberapa kali menciptakan peluang dan menjadi motor serangan Spanyol, meski upayanya tidak cukup untuk memecah kebuntuan.
Perubahan baru terasa saat Lamine Yamal dan Nico Williams masuk pada menit ke-71. Tempo permainan Spanyol meningkat dan pertahanan Cabo Verde mulai tertekan. Dani Olmo yang masuk pada menit ke-80 juga memberikan kreativitas tambahan di lini depan. Sayangnya, waktu yang tersisa terlalu sedikit untuk membangun ritme permainan dan menciptakan gol kemenangan.
Usai laga, dalam laman resmi FIFA Luis de la Fuente mengakui timnya seharusnya memenangkan pertandingan tersebut. Namun ia juga memuji Cabo Verde yang tampil sangat disiplin dan kuat secara fisik.
Hasil ini menjadi tamparan keras bagi Spanyol. Di saat banyak tim unggulan berhasil memulai turnamen dengan kemenangan, La Roja justru kehilangan dua poin melawan tim yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia. Dan satu pertanyaan langsung muncul dari para penggemar, mengapa Lamine Yamal tidak dimainkan sejak awal?
Baca Juga: Pecinta Fashion Piala Dunia 2026, Intip Kolaborasi Negara dengan Brand Luxury hingga Streetwear
Editor : Aditya Novrian