BATU, RADAR MALANG – Pemkot Batu memastikan siap memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bagi masyarakat. Balai Kota Among Tani disiapkan sebagai lokasi utama penyelenggaraan nobar sebagai tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kepada seluruh pemerintah daerah.
Penyediaan ruang publik tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap tingginya antusiasme pencinta sepak bola di Kota Batu.
Balai Kota Among Tani Jadi Lokasi Utama Nobar
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengatakan, Pemkot Batu siap menjalankan instruksi pemerintah pusat dengan menyediakan fasilitas nobar yang dapat diakses masyarakat.
Baca Juga: Nobar Piala Dunia 2026 Bisa di MCC, Pemkot Malang Libatkan UMKM dan Perluas hingga Kantor Kecamatan
"Kota Batu siap melaksanakan arahan Mendagri. Untuk itu, kami akan menggelar nobar untuk masyarakat," ujarnya.
Menurut Heli, kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang berkumpul bagi para suporter untuk memberikan dukungan kepada tim favorit mereka secara nyaman dan tertib.
Nobar Digelar pada Pertandingan Pilihan
Meski demikian, Heli menegaskan kegiatan nobar tidak akan berlangsung setiap hari selama Piala Dunia 2026 bergulir. Pemkot Batu akan memilih sejumlah pertandingan yang diperkirakan memiliki antusiasme tinggi dari masyarakat.
"Nanti kami pilih hari tertentu, jadwalnya akan diinformasikan lebih lanjut," katanya.
Dengan skema tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan nobar dapat berjalan lebih efektif sekaligus memudahkan pengaturan keamanan dan fasilitas pendukung.
Baca Juga: 10 Calon Presidium Aremania Bakal Melakukan Kampanye, Berikut Jadwalnya
Pernah Sukses Saat Derby Jatim
Balai Kota Among Tani dipilih karena dinilai memiliki sarana yang memadai dan telah beberapa kali menjadi lokasi penyelenggaraan nobar dengan respons positif dari masyarakat.
Heli menyebut, pengalaman terbaru berlangsung saat nobar laga Derby Jatim antara Arema FC melawan Persebaya pada April lalu. Saat itu, antusiasme warga yang hadir sangat tinggi sehingga menjadi salah satu pertimbangan menjadikan Balai Kota Among Tani sebagai pusat nobar Piala Dunia 2026.
"Sebab di sana sudah sering melaksanakan nobar. Yang terbaru saat nobar laga Derby Jatim antara Arema FC melawan Persebaya pada April lalu. Kegiatan itu antusiasme masyarakat sangat tinggi," pungkasnya.
Editor : Aditya Novrian