RADAR MALANG – Laga lanjutan Grup J Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Argentina dan Austria di AT&T Stadium, Arlington, Selasa (23/6) 00.00 WIB. Menjelang duel dua tim teratas grup tersebut, seluruh mata tertuju pada Argentina, lebih tepatnya pada satu sosok bernomor punggung 10, Lionel Messi.
Pasalnya, pertandingan nanti tak hanya mempertemukan dua tim penunggu posisi teratas klasemen Grup J, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Messi untuk menuliskan rekor baru dalam kariernya yang tak tertandingi.
Baca Juga: Jepang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Bisakah Asia Mengubah Peta Kekuatan Sepak Bola Dunia?
Panggung La Pulga
Setelah mencetakkan hattrick saat laga melawan Aljazair, striker 38 tahun itu memaksa semua pencinta sepak bola untuk mengakui kehebatannya. Perolehan tiga gol itu berhasil menyamai rekor 16 gol sebagai gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yang selama ini dipegang Miroslav Klose.
Tak mengherankan apabila semua mata tertuju pada bintang berjuluk La Pulga itu dalam pertandingan kontra Austria nanti. Pasalnya, hanya dengan satu gol lagi, atau setidaknya satu assist lagi, Messi akan memecahkan rekor gol terbanyak atau assist terbanyak yang melampaui Klose.
Baca Juga: Lionel Messi Jadi Bintang, Hattrick Bawa Argentina Raih Kemenangan 3-0
Ambisi Lolos ke Babak 32 Besar
Meski penampilan Messi menjadi hal yang ditunggu-tunggu, fokus utama Argentina tetap pada kemenangan atas Das Team. Pasalnya, kemenangan tersebut akan mengantarkan La Albiceleste untuk lolos ke babak gugur di posisi pertama. Apabila hasil itu dapat tercapai, langkah Argentina akan lebih ringan karena akan menghadapi runner-up Grup H di babak 32 besar nanti. Meski begitu, satu poin saja dari hasil imbang nanti sudah cukup bagi La Albiceleste untuk mengamankan posisi tiga besar di grup J.
Hal itu diperkirakan tidak menjadi kesulitan bagi Argentina. Dalam delapan laga terakhirnya, Argentina menunjukkan konsistensi yang luar biasa dengan rekor kemenangan sempurna, sementara lini pertahanannya hanya kebobolan pada dua kesempatan saja selama rentang tersebut.
Tren positif itu juga berpotensi terus berlanjut di ajang Piala Dunia. Apabila berhasil menundukkan Austria, Argentina akan mengukuhkan rekor delapan kemenangan beruntun di turnamen tersebut.
Baca Juga: Belgia Mandek di Grup G, Kartu Merah Ngoy Warnai Hasil Imbang Kontra Iran
Tantangan bagi Austria
Di sisi lain, menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Austria, Ralf Rangnick untuk memberi perhatian khusus pada lini pertahanan tim asuhannya. Pasalnya, ketika menghadapi Yordania di laga sebelumnya, Marcel Sabitzer dkk. harus kebobolan pada menit ke-50 setelah terdapat celah terbuka di sisi kiri pertahanan mereka.
Meski begitu, tren pertahanan Das Team dalam 18 pertandingan terakhirnya menunjukkan catatan positif dengan hanya satu kali kebobolan lebih dari satu gol. Ditambah, kedisiplinan dan energi pemain Austria yang melimpah juga akan menjadi tantangan yang lebih sulit bagi Argentina dibandingkan laga sebelumnya saat kontra Aljazair.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Hadapi Sejumlah Tantangan, Ini Daftar Isu yang Disorot
Kini, Austria berada di ambang sejarah dengan kesempatan menembus babak knockout Piala Dunia untuk kali pertama sejak edisi 1982. Momen laga nanti akan terasa lebih bermakna mengingat keikutsertaan mereka di edisi 2026 menandai comeback pertama Das Team ke putaran final turnamen setelah absen sejak 1998.
Editor : Aditya Novrian