MALANG, RADAR MALANG - Gol Davinson Sanchez pada menit 90+1 untuk Kolombia dinyatakan tidak sah setelah intervensi VAR, membatalkan selebrasi yang sempat mengguncang stadion dan meninggalkan pertanyaan tentang keputusan wasit.
Baca Juga: Terbongkar Rahasia Presiden FIFA Gianni Infantino Bisa Hadir 2 Pertandingan Piala Dunia Sekaligus!
Drama Injury Time Menit 90+1 yang Menyakitkan
Memasuki akhir pertandingan, Kolombia terus menekan pertahanan lawan ketika waktu normal telah habis.
Wasit memberikan tambahan waktu selama lima menit sebagai kompensasi beberapa penghentian laga sebelumnya.
Pada menit 90+1, pemain bernomor punggung 23, Davinson Sanchez, berhasil menjebol gawang lawan melalui situasi bola mati.
Gol tersebut sempat memicu selebrasi para pemain dan pendukung Kolombia.
Namun, wasit kemudian menerima informasi dari ruang Video Assistant Referee (VAR) untuk melakukan peninjauan.
Setelah proses evaluasi berlangsung beberapa saat, gol Davinson Sanchez diputuskan tidak sah.
Baca Juga: Daftar Tim yang Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya
Analisis Teknologi VAR yang Mengubah Hasil Pertandingan
Secara teknis, tayangan ulang multi-sudut menunjukkan bahwa ujung sepatu Sanchez melewati garis pertahanan terakhir lawan.
Keputusan tersebut menjadi pusat perhatian karena terjadi pada momen krusial pertandingan.
Dari sisi waktu, gol tercipta saat tambahan waktu baru berjalan satu menit sehingga masih tersisa empat menit permainan.
Meski demikian, pelanggaran atau posisi tertentu yang terdeteksi VAR membuat gol tersebut dianulir.
Keputusan VAR Jadi Sorotan pada Akhir Pertandingan Kolombia
Penggunaan VAR kembali menunjukkan perannya dalam menentukan hasil pertandingan.
Meskipun teknologi ini meningkatkan akurasi keputusan wasit, proses peninjauan yang terjadi setelah selebrasi panjang kerap memunculkan kontroversi.
Gol yang dibatalkan tersebut akhirnya menjadi salah satu momen paling dramatis dalam pertandingan Kolombia dan kembali menempatkan VAR sebagai topik utama dalam dunia sepak bola modern.
Editor : Aditya Novrian