MALANG, RADAR MALANG – Pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo, kembali menjadi perbincangan hangat setelah dikabarkan berada di Amerika Serikat di tengah gelombang kritik yang diterimanya usai penampilan Korea Selatan pada Piala Dunia 2026.
Kepergian Hong memunculkan berbagai spekulasi di kalangan publik dan media Korea. Sebagian warganet menduga langkah tersebut berkaitan dengan tekanan besar yang diterimanya setelah hasil tim dinilai jauh dari ekspektasi para pendukung.
Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan Hong mengenakan topi dan masker saat meninggalkan Korea Selatan. Momen tersebut kemudian memicu berbagai komentar, termasuk tudingan bahwa sang pelatih sengaja menghindari sorotan publik.
Baca Juga: Satu Langkah Lagi ke 16 Besar! Ini Jadwal Piala Dunia 2026 yang Wajib Ditonton Malam Ini
Namun demikian, dalam wawancara dengan media Korea, Hong membantah sejumlah rumor yang berkembang. Ia menepis isu mengenai perpecahan di dalam tim serta membantah bahwa perubahan komposisi staf pelatih dilakukan karena persoalan disiplin.
Saat ditanya mengenai proses penyelidikan parlemen terkait mekanisme penunjukannya sebagai pelatih tim nasional, Hong mengaku belum mengetahui perkembangan lebih lanjut. Meski begitu, ia menyatakan memiliki penjelasan yang akan disampaikan pada waktu yang tepat.
Gelombang kritik terhadap Hong Myung-bo memang terus meningkat sejak Korea Selatan gagal memenuhi harapan publik di Piala Dunia 2026. Sejumlah kelompok suporter bahkan menuntut evaluasi menyeluruh terhadap federasi sepak bola nasional dan jajaran pelatih.
Baca Juga: Rekor Unai Simón Pecah! Kiper Spanyol Tak Kebobolan 519 Menit di Piala Dunia 2026
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang menyebut bahwa keberangkatan Hong ke Amerika Serikat dilakukan untuk menghindari ancaman keselamatan ataupun sebagai bentuk pelarian dari proses investigasi tertentu. Federasi sepak bola Korea Selatan juga belum mengeluarkan keterangan tambahan terkait status pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Perkembangan situasi ini diperkirakan masih akan menjadi perhatian besar publik Korea dalam beberapa hari ke depan, terutama menjelang evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan Tim Taegeuk Warriors di Piala Dunia 2026.
Editor : Aditya Novrian