RADAR MALANG – Laga babak 16 besar antara Argentina dan Mesir menyisakan kontroversi di antara para penggemar. Pasalnya, kemenangan dramatis Messi dkk. di Stadion Atlanta, Selasa (7/7) malam WIB itu diwarnai sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan pihak Mesir.
Setelah tertinggal dua gol dari Mesir hingga menit ke-78, Argentina berhasil comeback dengan mengesankan dan bahkan membalikkan keunggulan di menit tambahan menjadi 3-2.
Namun, beberapa keputusan wasit Francois Letexier sepanjang memimpin laga kemudian memunculkan gelombang protes dari timnas Mesir.
Baca Juga: Argentina Bangkit Dramatis! Menang 3-2 atas Mesir, Statistik Tunjukkan Dominasi Total Tim Tango
Tak Konsisten dan Abaikan Pelanggaran
Francois menganulir gol kedua Mesir oleh Mostafa Zico di menit ke-58. Setelah meninjau VAR, ia menilai terdapat pelanggaran yang terjadi di awal serangan, sehingga gol dianggap tidak sah. Masalahnya, pelanggaran tersebut terjadi lebih dari 20 detik sebelum gol tercipta.
Keputusan Francois dinilai tidak konsisten oleh pelatih Mesir, Hossam Hassan, karena tak menganggap kasus serupa yang terjadi pada Alexis Mac Allister dalam proses penciptaan gol Enzo Fernandez sebagai pelanggaran.
Tak hanya itu, Hassan juga mempertanyakan keputusan Francois yang tidak memberikan hadiah penalti setelah Mohamed Salah dianggap menerima pelanggaran.
Baca Juga: Messi Pecahkan Rekor Maradona! Resmi Jadi Raja Assist Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Indonesia Pernah Bernasib Sama
Di samping keputusan kontroversial yang dibuatnya dalam laga hidup mati itu, nama Francois tidak lagi asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Pasalnya, keputusannya juga sempat menuai sorotan tajam pada laga play-off Olimpiade Paris 2024 silam antara timnas Indonesia U-23 kontra Guinea.
Kala itu, Francois menghadiahkan dua penalti untuk Guinea. Akan tetapi, salah satu penalti memicu kontroversi lantaran terjadi di luar kotak terlarang. Pelatih timnas Indonesia saat itu, Shin Tae Yong, sempat menunjukkan protes keras kepada sang wasit. Alhasil, STY kemudian diganjar kartu merah akibat protesnya.
Hasil laga kala itu membuat Indonesia kalah 0-1 dan gagal melaju ke Olimpiade Paris 2024. Gelombang kemarahan pun muncul dari publik Indonesia.
Baca Juga: Prancis vs Maroko: Kylian Mbappé Bidik Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026
Kini, wasit Francois kembali mengundang beragam protes usai laga Argentina melawan Mesir. Tim Firaun pun harus merelakan mimpinya untuk melaju ke perempat final.
Editor : Aditya Novrian