MALANG, RADAR MALANG - Prancis dan Spanyol akan saling berhadapan pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas. Laga ini bukan hanya mempertemukan dua tim unggulan Eropa, tetapi juga menghadirkan duel dua bintang lintas generasi, yakni Kylian Mbappé dan Lamine Yamal.
Mbappé datang sebagai kandidat kuat peraih Sepatu Emas, sementara Yamal berambisi membawa Spanyol melaju ke final Piala Dunia pertamanya sekaligus melanjutkan rekor positifnya saat menghadapi kapten Les Bleus tersebut.
Rekor Pertemuan Mbappé vs Lamine Yamal Berpihak kepada Bintang Spanyol
Semifinal Piala Dunia 2026 akan menjadi pertemuan ke-11 antara Kylian Mbappé dan Lamine Yamal di berbagai kompetisi. Meski baru pertama kali bertemu di ajang Piala Dunia, keduanya sudah beberapa kali saling berhadapan baik di level klub maupun tim nasional.
Baca Juga: Argentina vs Swiss di Semifinal Piala Dunia 2026, Begini Rekor Panas Kedua Tim
Secara head-to-head, Lamine Yamal unggul dengan delapan kemenangan dari sepuluh pertemuan sebelumnya. Dua kemenangan itu diraih saat Spanyol mengalahkan Prancis pada semifinal Euro 2024 dan semifinal UEFA Nations League 2025.
Di level klub, Yamal juga beberapa kali membawa Barcelona mengalahkan Real Madrid yang diperkuat Mbappé, termasuk pada final Piala Super Spanyol 2025 dan 2026 serta final Copa del Rey 2025.
Meski demikian, Mbappé tetap tampil lebih tajam secara individu. Penyerang Real Madrid itu telah mencetak sembilan gol dalam sepuluh pertemuan melawan tim yang diperkuat Yamal, sedangkan wonderkid Spanyol tersebut mengoleksi enam gol.
Mbappé Pimpin Perburuan Sepatu Emas, Yamal Fokus Bawa Spanyol ke Final
Performa Mbappé sepanjang Piala Dunia 2026 menjadi salah satu yang paling menonjol. Hingga semifinal, ia telah membukukan 8 gol dan 3 assist atau total 11 kontribusi gol, tertinggi di turnamen. Ketajaman tersebut membuat Mbappé memimpin klasemen sementara peraih adidas Golden Boot, unggul atas Lionel Messi yang mengoleksi delapan gol dan Erling Haaland dengan tujuh gol.
Sementara itu, kontribusi Lamine Yamal tidak hanya diukur dari jumlah gol. Meski baru mencetak satu gol sepanjang turnamen, pemain berusia 18 tahun itu menjadi motor serangan Spanyol melalui kreativitas, kecepatan, dan kemampuannya membuka ruang bagi rekan setim.
Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: 4 Raksasa Saling Sikut!
Yamal bahkan mencatat sejarah sebagai pemain berusia 18 tahun atau lebih muda pertama yang tampil lebih dari lima pertandingan dalam satu edisi Piala Dunia. Setelah membawa Spanyol menyingkirkan Belgia di perempat final, ia menegaskan tidak terlalu memikirkan catatan gol pribadi.
Prancis dan Spanyol Sama-sama Punya Ambisi Besar Menuju Final
Mbappé pun menilai skuad Prancis saat ini memiliki potensi besar, meski ia mengingatkan rekan-rekannya bahwa perjalanan menuju gelar belum selesai.
Di sisi lain, pelatih Spanyol Luis de la Fuente menyebut duel melawan Prancis layaknya "final sebelum final". Ia percaya La Roja memiliki kualitas untuk kembali mengalahkan Prancis setelah sukses melakukannya di Euro 2024 dan UEFA Nations League 2025.
Editor : Aditya Novrian