Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

FIFA Buka Suara soal Gol Kontroversial Jude Bellingham, Tegaskan Tak Ada Bukti Bola Mengenai Kawat Kamera

Sekar Hayyu W. • Selasa, 14 Juli 2026 | 00:35 WIB
Gol Jude Bellingham ke gawang Norwegia memicu perdebatan setelah bola diduga mengenai kabel kamera (X @MadridXtra)
Gol Jude Bellingham ke gawang Norwegia memicu perdebatan setelah bola diduga mengenai kabel kamera (X @MadridXtra)

MALANG, RADAR MALANG – FIFA akhirnya buka suara terkait kontroversi gol Jude Bellingham saat Inggris menyingkirkan Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Sabtu (12/7). Badan sepak bola dunia itu menegaskan tidak ada bukti bahwa bola mengenai kabel kamera atau spidercam sebelum terjadinya gol penyeimbang Inggris.

Kontroversi bermula pada masa tambahan waktu babak pertama saat Norwegia unggul 1-0 atas Inggris. Kiper Norwegia, Ørjan Nyland, melepaskan tendangan jauh yang kemudian tampak berubah arah dan jatuh di dekat gelandang Inggris, Elliot Anderson.

Baca Juga: Republik Tepung Viral! Dari Seblak hingga Baso Aci, Cerminan Gaya Hidup atau Tekanan Ekonomi?

Anderson kemudian melanjutkan serangan yang berujung pada gol Jude Bellingham pada menit ke-45+2. Gol tersebut membuat kedudukan berubah menjadi 1-1 sebelum Inggris akhirnya menang 2-1 dan melaju ke semifinal.

Namun, tayangan ulang pertandingan memunculkan dugaan bahwa bola sempat menyentuh kabel kamera yang melintang di atas stadion. Para pemain dan staf pelatih Norwegia pun langsung melayangkan protes kepada wasit asal Prancis, Clément Turpin.

Dalam Laws of the Game IFAB, permainan seharusnya dihentikan apabila bola menyentuh benda asing di luar lapangan dan pertandingan dilanjutkan dengan drop ball. Karena itu, banyak pihak menilai gol Bellingham seharusnya dianulir apabila bola memang terbukti mengenai kabel kamera.

Meski demikian, FIFA menegaskan bahwa data dari teknologi Connected Ball tidak menunjukkan adanya kontak antara bola dan kabel kamera.

"Sensor pada Connected Ball tidak menunjukkan adanya puncak pada 'heartbeat of the ball' saat bola berada di udara, sehingga tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel di atas lapangan dan mengubah pergerakannya," demikian pernyataan resmi FIFA.

Teknologi Connected Ball sendiri menggunakan sensor yang ditanam di dalam bola untuk mendeteksi sentuhan atau benturan. Teknologi tersebut sebelumnya juga sempat menjadi sorotan setelah digunakan untuk menganulir gol Kroasia dalam laga melawan Portugal pada fase gugur Piala Dunia 2026.

Meski FIFA telah memberikan penjelasan resmi, kontroversi tersebut masih memunculkan perdebatan. Sejumlah pengamat dan mantan wasit menilai perubahan arah bola terlihat jelas dalam tayangan ulang pertandingan.

Baca Juga: Gandeng Pegadaian hingga FBI, Polisi Periksa Barang Bukti Kasus Korupsi Febrie Adriansyah sebelum Serahkan ke Kejagung

Mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg, bahkan menyebut insiden tersebut seharusnya dapat ditinjau melalui VAR karena terjadi dalam rangkaian serangan yang berujung gol. Sementara itu, pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, mengakui timnya harus menerima keputusan tersebut meskipun merasa bola tampak berubah arah secara tidak wajar.

Terlepas dari kontroversi tersebut, hasil pertandingan tetap tidak berubah. Inggris dipastikan melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi Argentina dalam perebutan tiket menuju partai final.

Editor : Aditya Novrian
#World Cup 2026 #var #piala dunia 2026 #FIFA #Jude Bellingham