MALANG, RADAR MALANG – Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris berlangsung sengit sejak menit pertama. Laga yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB itu menyajikan duel keras antarkedua tim hingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung bermain dalam tempo tinggi. Argentina lebih banyak menguasai bola, sementara Inggris mengandalkan pressing ketat dan serangan balik cepat untuk mengimbangi permainan juara bertahan.
Baru 22 menit pertandingan berjalan, wasit sudah harus meniup peluit sebanyak 11 kali akibat pelanggaran dari kedua kubu. Intensitas tinggi membuat duel di lini tengah berlangsung keras dan minim ruang bagi para pemain kreatif.
Peluang-peluang yang tercipta pun belum mampu memecah kebuntuan. Lini pertahanan kedua tim tampil disiplin sehingga baik Lionel Messi maupun para penyerang Inggris kesulitan mendapatkan ruang untuk melepaskan penyelesaian akhir yang berbahaya.
Kartu kuning pertama baru keluar pada menit ke-37. Gelandang Inggris Elliot Anderson diganjar kartu setelah menghentikan aksi Lionel Messi yang tengah melakukan dribel melewati beberapa pemain Inggris.
Lima menit berselang, giliran bek Argentina Lisandro Martínez menerima kartu kuning pada menit ke-42 akibat menarik baju Morgan Rogers untuk menghentikan serangan cepat Inggris.
Hingga turun minum, pertandingan berlangsung panas dengan total 19 pelanggaran dan dua kartu kuning yang dikeluarkan wasit. Dari sisi statistik, Argentina tampil lebih dominan dengan 56 persen penguasaan bola, sedangkan Inggris menguasai 44 persen.
Meski belum tercipta gol, duel kedua tim dipastikan masih terbuka lebar pada babak kedua mengingat tiket menuju final Piala Dunia 2026 masih diperebutkan oleh kedua raksasa sepak bola tersebut.
Editor : Aditya Novrian