MALANG, RADAR MALANG - Momen selebrasi Spanyol usai menjuarai Piala Dunia 2026 kembali menjadi perbincangan di media sosial.
Bukan karena jalannya pertandingan, melainkan warna kembang api yang menghiasi langit stadion setelah trofi juara diangkat.
Spanyol memastikan gelar juara dunia setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu
Tak lama setelah laga berakhir, sebuah video yang memperlihatkan kembang api berwarna biru saat seremoni juara viral di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun X bernama Zara Quinn dan disertai narasi bahwa Piala Dunia 2026 telah "diatur" untuk kemenangan Argentina karena warna biru identik dengan salah satu warna bendera negara tersebut.
Unggahan itu telah ditonton lebih dari 18 juta kali dan memicu perdebatan di kalangan warganet. Sebagian mempertanyakan mengapa warna kembang api tidak didominasi merah dan kuning yang identik dengan bendera Spanyol.
Namun, hasil penelusuran sejumlah lembaga pemeriksa fakta, di antaranya Lead Stories dan MEAWW, menyebut klaim tersebut tidak didukung bukti.
Berdasarkan rekaman siaran asli, warna kembang api tidak tampak biru seperti yang beredar di media sosial.
Pemeriksa fakta menemukan video viral tersebut telah mengalami manipulasi pada aspek warna atau saturasi sehingga menghasilkan tampilan kebiruan.
Dengan demikian, hingga saat ini tidak terdapat bukti yang dapat memverifikasi klaim bahwa warna kembang api menjadi indikasi adanya pengaturan hasil pertandingan final Piala Dunia 2026.
Editor : Aditya NovrianSumber : sumber dari segala sumber