Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wali Kota Malang Titip Pesan Bahaya Covid-19 pada Petugas Sensus

Editor : Hendarmono Al S. • Selasa, 1 September 2020 | 03:08 WIB
SIAP BERAKSI: Wali Kota Malang Sutiaji menyematkan rompi kepada petugas Sensus Penduduk 2020 di Ngalam Command Center (NCC), Senin (31/8).(Foto: Humas Pemkot Malang for Radar Surabaya)
SIAP BERAKSI: Wali Kota Malang Sutiaji menyematkan rompi kepada petugas Sensus Penduduk 2020 di Ngalam Command Center (NCC), Senin (31/8).(Foto: Humas Pemkot Malang for Radar Surabaya)
MALANG KOTA - Wali Kota Malang Sutiaji menitipkan pesan khusus kepada petugas pendata Sensus Penduduk 2020 (SP 2020) yang secara serentak dilaksanakan, hari ini (31/8). Pesan itu disampaikan usai acara Kick Off Petugas Sensus Penduduk 2020 (SP 2020) yang digelar serentak bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan wali kota dan bupati se-Jawa Timur secara daring di Ngalam Command Center (NCC).

“Begitu (petugas) masuk, diingatkan, bu/pak tolong pakai protokol Covid-19,” kata Wali Kota Malang Sutiaji, Senin (28/8).

Menurutnya, ada dua hal yang harus diperhatikan petugas pendata saat menjalankan tugas di lapangan. Pertama, petugas harus ulet (jeli, sabar, dan telaten) dan terbuka. “Masyarakat juga kami imbau agar memberikan informasi sebaik mungkin,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Sensus Penduduk 2020 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) secara offline merupakan pintu untuk merapikan seluruh data kependudukan. Sehingga, data ini bisa memberikan manfaat kedepannya.

“Trennya digitalisasi akan terus dikembangkan, sehingga verifikasi dan validisasi data akan lebih mudah dilakukan secara online,” jelas Khofifah.

Pewarta: Imam Nasrodin Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#sensus penduduk #khofifah indar parawansa #Wali Kota Malang #Sutiaji #bps #RMO #SP 2020 #gubernur jawa timur #protokol covid-19