”Masyarakat jangan mudah menerima uang dari pasangan calon,” seru Ketua PC ISNU Kabupaten Malang Ustad Abdullah Syam.
Seruan ini menurut Abdullah perlu dilakukan. Sebab jangan sampai, gara-gara ada money politics, demokrasi di Kabupaten Malang menjadi tercederai. Ini sangat disayangkan. Karena nasib Kabupaten Malang, minimal lima tahun ke depan, ditentukan oleh coblosan yang hanya lima menit di bilik suara.
”Tentu kami berharap nanti dengan pemimpin yang terpilih, Kabupaten Malang menjadi lebih baik,” harap pengasuh Pesantren Rakyat, Sumberpucung ini.
Selain itu, ISNU juga berharap partisipasi pemilih cukup besar. Karena ini menjadi kepentingan masyarakat, maka diharapkan semua pemilik hak suara untuk mencoblos. Tentu saat ke bilik suara tetap menerapkan protokol kesehatan. Sehingga tidak sampai terpapar virus korona. ”Kesehatan terjaga, demokrasi juga biar tetap jalan,” tegas Abdullah. (abm) Editor : Shuvia Rahma