Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Calon Wali Kota Malang Abah Anton Klaim Dapat Rekom PKB

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 6 Juli 2024 | 17:56 WIB
OPTIMISTIS: Abah Anton (kanan) bertemu dengan Ketua Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar di sebuah rumah makan di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis malam (4/7).
OPTIMISTIS: Abah Anton (kanan) bertemu dengan Ketua Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar di sebuah rumah makan di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis malam (4/7).

DPC Sebut Pertemuan dengan Gus Halim Hanya Silaturahmi

MALANG KOTA - Moch. Anton atau yang kerap disapa Abah Anton yakin bakal menjadi calon Wali Kota Malang melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dia mengklaim telah mendapat persetujuan secara lisan dari Ketua Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar.

Hal itu diungkapkan Anton setelah bertemu Gus Halim di sebuah rumah makan di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis malam (4/7).

Silaturahmi yang dimulai sekitar pukul 19.30 itu juga dihadiri pengurus PKB lainnya.

Salah satunya yakni anggota DPRD Jatim Hikmah Bafaqih.

”Hasil pertemuan itu, Gus Halim memberikan rekomendasi kepada saya. Sebentar lagi akan diumumkan ke publik,” kata Anton.

Dia menyebut bila alasan PKB memberikan rekom kepadanya karena melihat hasil survey.

Elektabilitas, popularitas, dan kepercayaan masyarakat masih cukup tinggi kepadanya.

”Gus Halim memercayakan Kota Malang kepada saya, udah deal PKB Kota Malang mengusung saya. Kami siap melanjutkan pembangunan dari periode yang lalu,” tambah Anton.

Selanjutnya, mantan Wali Kota Malang tahun 2013 itu mengaku diberi tugas untuk membentuk koalisi.

Sebab, kursi PKB di DPRD Kota Malang hanya berjumlah tujuh.

Kurang tambahan dua kursi untuk mengusungnya di Pilkada Kota Malang 2024.

”Jalinan komunikasi dengan partai-partai lain tetap kami bangun.

Harapannya dapat terbentuk koalisi bersama,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kota Malang Abdurrohman membantah adanya persetujuan rekomendasi dari DPP.

Menurutnya, pertemuan Abah Anton dan Gus Halim hanya sebatas silaturahmi.

”Hanya pertemuan biasa, silaturahmi setelah melaksanakan ibadah haji,” kata Abah Dur, sapaannya.

Dia menerangkan, pertemuan itu terjadi di rumah makan milik Abah Anton.

Sehingga, lanjut Abah Dur, seolah-olah ada dukungan dari DPP PKB.

”Jadwal pengumuman rekomendasi belum ada. Keputusannya berada di DPP,” pungkas pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Malang itu. (adk/by)

Caption : OPTIMISTIS: Abah Anton (kanan) bertemu dengan Ketua Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar di sebuah rumah makan di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis malam (4/7).

DPC Sebut Pertemuan dengan Gus Halim Hanya Silaturahmi

MALANG KOTA - Moch. Anton atau yang kerap disapa Abah Anton yakin bakal menjadi calon Wali Kota Malang melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dia mengklaim telah mendapat persetujuan secara lisan dari Ketua Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar.

Hal itu diungkapkan Anton setelah bertemu Gus Halim di sebuah rumah makan di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis malam (4/7).

Silaturahmi yang dimulai sekitar pukul 19.30 itu juga dihadiri pengurus PKB lainnya.

Salah satunya yakni anggota DPRD Jatim Hikmah Bafaqih.

”Hasil pertemuan itu, Gus Halim memberikan rekomendasi kepada saya. Sebentar lagi akan diumumkan ke publik,” kata Anton.

Dia menyebut bila alasan PKB memberikan rekom kepadanya karena melihat hasil survey.

Elektabilitas, popularitas, dan kepercayaan masyarakat masih cukup tinggi kepadanya.

”Gus Halim memercayakan Kota Malang kepada saya, udah deal PKB Kota Malang mengusung saya. Kami siap melanjutkan pembangunan dari periode yang lalu,” tambah Anton.

Selanjutnya, mantan Wali Kota Malang tahun 2013 itu mengaku diberi tugas untuk membentuk koalisi.

Sebab, kursi PKB di DPRD Kota Malang hanya berjumlah tujuh.

Kurang tambahan dua kursi untuk mengusungnya di Pilkada Kota Malang 2024.

”Jalinan komunikasi dengan partai-partai lain tetap kami bangun.

Harapannya dapat terbentuk koalisi bersama,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kota Malang Abdurrohman membantah adanya persetujuan rekomendasi dari DPP.

Menurutnya, pertemuan Abah Anton dan Gus Halim hanya sebatas silaturahmi.

”Hanya pertemuan biasa, silaturahmi setelah melaksanakan ibadah haji,” kata Abah Dur, sapaannya.

Dia menerangkan, pertemuan itu terjadi di rumah makan milik Abah Anton.

Sehingga, lanjut Abah Dur, seolah-olah ada dukungan dari DPP PKB.

”Jadwal pengumuman rekomendasi belum ada. Keputusannya berada di DPP,” pungkas pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Malang itu. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Calon Wali Kota Malang #abah anton #PKB