KEPANJEN - Kursi ketua DPRD Kabupaten Malang 2024-2029 dipastikan akan diisi kader PDI Perjuangan.
Sebab, perolehan suara partai berlambang banteng moncong putih tersebut mengungguli partai politik (parpol) lain, yakni 13 kursi.
Namun siapa di antara 13 anggota DPRD asal PDI Perjuangan yang akan menduduki kursi ketua dewan.
Setidaknya ada tiga nama yang punya kans menjadi ketua DPRD.
Yakni Darmadi, Tantri Baroroh, dan Fathur Rohman.
Baca Juga: PDIP Kota Malang Berpotensi Usung Figur Eksternal Partai
Ketiganya masuk daftar yang akan diusulkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Malang ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
”Syarat utama untuk bisa menjadi ketua DPRD adalah pernah menjabat (menjadi anggota DPRD, Red) selama pada satu periode.
Tiga nama itu juga memenuhi syarat,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto kemarin (20/8).
Untuk diketahui, Darmadi saat ini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Malang. Dia juga menduduki posisi ketua badan anggaran (banggar) sekaligus ketua badan musyawarah (banmus).
Di struktur partai, posisinya juga strategis.
Yakni Sekretaris DPC. Kemudian Tantri Baroroh tercatat sebagai anggota Komisi II DPRD Kabupaten Malang.
Di struktur partai, dia didapuk menjadi bendahara DPC.
Selanjutnya, Fathur Rohman saat ini menjabat sebagai ketua fraksi PDI Perjuangan.
Meski begitu, Didik menegaskan, nama-nama tersebut masih belum final dan akan dirapatkan kembali melalui pleno DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang.
Nantinya, nama yang disepakati saat pleno akan disampaikan ke DPP.
Baca Juga: Maju Pilkada Kota Malang, Ganis Berburu Rekom PDIP
Selanjutnya DPP akan menunjuk salah satu kader menduduki posisi Ketua DPRD Kabupaten Malang.
Pria yang juga menjadi wakil bupati (Wabup) Malang itu menjelaskan, sebelum adanya pelantikan ketua DPRD, jabatan tersebut akan diisi oleh pimpinan sementara.
Pimpinan tersebut akan memiliki kewenangan untuk memimpin rapat sampai terpilih ketua DPRD definitif.
Terpisah, Direktur Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (Pusdek) Asep Suriaman menganalisis, Tantri dinilai lebih berpeluang menjadi ketua dewan.
”Karena dia kader PDI Perjuangan bersertifikat utama. Juga GMNI tulen,” kata Asep.
Di sisi lain, dia juga menyebut Darmadi punya peluang menjadi ketua.
”Walau pun dalam sejarahnya, belum pernah di PDIP itu ada kader yang menjabat ketua dewan dua periode,” terangnya.
Sedangkan terkait Fathur Rohman, Asep menilai Rohman punya modal besar.
Sebab saat ini dia menjabat ketua fraksi di DPRD.
”Sama seperti Tantri, Rohman juga matang dalam organisasi, baik di PDIP maupun GMNI,” kata dia.
Untuk diketahui, pelantikan 50 anggota DPRD Kabupaten Malang akan dilaksanakan pada 30 Agustus depan.
Sedangkan pelantikan ketua DPRD dilaksanakan setelah terdapat usulan dari parpol peraih kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Malang. Yakni PDI Perjuangan dengan 13 kursi DPRD. ”Biasanya paling lambat satu minggu setelah pelantikan anggota,” pungkasnya. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana