RADAR MALANG - Pada hari Minggu (20/10), Presiden terpilih Prabowo Subianto, mengumumkan nama-nama menteri yang akan membantunya dalam menjalankan pemerintahan.
Nama Hanif Faisol Nurofiq masuk ke dalam susunan menteri Kabinet Merah Putih yang dipercaya menjadi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menggantikan Siti Nurbaya.
Pria berusia 53 tahun ini berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur.
Baca Juga: Keputusan Nasdem Tak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran
Sejak SD hingga SMA, Hanif menempuh pendidikan di daerah kelahirannya, Bojonegoro.
Saat kuliah, ia merantau untuk menjalani pendidikan S1 dan S2 di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan.
Hanif kembali lagi ke Jawa Timur dan belajar di Universitas Brawijaya Malang untuk mendapatkan gelar Doktor.
Berbeda dari kabinet sebelumnya, Prabowo-Gibran memisahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi dua kementerian baru, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan.
Pemisahan ini bertujuan agar dapat lebih meningkatkan efektivitas dan konsentrasi dalam menjalankan tugas masing-masing kementerian.
Sudah sepantasnya Hanif Faisol dilirik pada kabinet ini, ia memiliki segudang prestasi.
Salah satu tokoh di balik inisiatif Revolusi Hijau dan telah mengembangkan Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia.
Hingga mendapatkan prestasi kenaikan pangkat luar biasa atas dedikasinya dalam menjaga lingkungan yang diberikan oleh Jokowi.
Sebelum diangkat menjadi menteri lingkungan hidup, ia dinas dan merintis karirnya di Kalimantan.
Pada tahun 2020, Hanif mulai terlibat dalam tingkat nasional dengan menjadi Sekretaris Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) KLHK.
Lalu di tahun 2023, ia naik menjadi Direktur Jenderal PKTL KLHK. (Najwa Azelia Putri Nasution)
Editor : Aditya Novrian