RADAR MALANG-Fadli Zon lahir pada tanggal 1 Juni 1971 di Jakarta. Anak pertama pasangan Zon Harjo dan Ellyda Yatim ini memiliki latar belakang keluarga yang berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat. Meskipun demikian, masa kecilnya dihabiskan di Desa Cibeureum, Bogor, dan kemudian melanjutkan pendidikan dasar di SDN Cibeureum 3 Bogor Jawa Barat.
Perjalanan pendidikan Fadli Zon cukup panjang dan beragam. Ia menyelesaikan SMP Fajar Jakarta Timur (1984–1987), SMA Negeri 31 Jakarta Timur (1987–1989).
Selanjutnya, ia meraih beasiswa American Field Service (AFS) untuk melanjutkan studinya di Harlandale High School Texas USA (1989–1990).
Setelah itu, ia kembali ke Indonesia dan melanjutkan pendidiikan di Program Studi Sastra Rusia Universitas Indonesia (FIB UI). Aktivisme mahasiswa semakin kuat saat itu; ia aktif di Senat Mahasiswa dan kelompok studi, serta teater.
Sebelum menjadi politisi profesional, Fadli Zon pernah bekerja sebagai wartawan di majalah remaja seperti Nona dan Hai, kemudian jadi wartawan majalah Suara Hidayatullah dan Harian Terbit.
Selain itu, ia juga sempat bergabung dalam Partai Bulan Bintang pada tahun 1998–2001 sebagai anggota MPR RI golongan pemuda (1997–1999).
Setelah itu, Fadli Zon melanjutkan studinya di London School of Economics and Political Science (LSE) dengan program Development Studies dan meraih gelar Master of Science pada tahun 2002.
Setelah kembali ke Indonesia, Fadli Zon mulai terlibat lebih serius dalam partai politik independen sampai tahun 2008. Di masa itu, ia bersama Prabowo Subianto mendirikan Partai Gerinda Raya (Gerindra).
Sejak saat itu, karir politiknya berkembang pesat. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2014–2019 dan Ketua Badan Kerja Sama Antar Lintas Wilayah DPR RI periode 2019–2024.
Pada tanggal 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan nama-nama anggota kabinet baru, termasuk Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.
Acara pengumuman tersebut berlangsung di Istana Merdeka Jakarta, dengan hadirnya istri Presiden Gibran Rakabuming Raka dan tokoh-tokoh senior partai Gerinda Raya.
"Fadli Zon, M.Sc., Menteri Kebudayaan," sebut Presiden Prabowo ketika mengumumkan anggota kabinet barunya. "Agenda diundang untuk hadir. Mengurus budaya kita arahan Prabowo,” ungkap Fadli Zon sendiri saat di Istana Negara sebelum pengumuman tersebut.
Fadli Zon bukan hanya politisi profesional tapi juga kolektor budaya yang sangat aktif. Ia dikenal sebagai pemilik perpustakaan pribadi dengan koleksi keris terbanyak, koran tua terbanyak, dan perangko terbanyak di Indonesia.
Selain itu, ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kolektor wayang nusantara terlengkap dan terbanyak.
Aktivismenya dalam dunia budaya juga tercermin dalam pendirian institusi-institusi yang fokus pada studi publik dan kebudayaan. Salah satunya adalah Institute for Policy Studies (IPS) yang didirikannya untuk meningkatkan diskursus politik dan sosial melalui analisis kebijakan yang komprehensif. (Adrian Irfan Pratama)
Editor : Aditya Novrian