Sakti Wahyu Trenggono secara resmi dilantik sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk periode 2024-2029.
Pelantikan tersebut berlangsung pada Senin (21/10) kemarin, menandai kembalinya Trenggono ke posisis yang sebelumnya pernah ia emban di Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Sakti Wahyu Trenggono bukanlah nama baru di dunia kelautan dan perikanan.
Sebelumnya dipercaya kembali dalam kabinet ini, Trenggono telah menjabat posisi yang sama selama pemerintahan Jokowi.
Baca Juga: Dudy Purwagandhi, dari Komisaris PLN Menjadi Menteri Perhubungan di Kabinet Merah Putih
Pengalamannya yang kuas di sektor kelautan, perikanan, dan manajemen sumber daya laut menjadi landasan kuat bagi peran penting yang ia emban dalam kabinet kali ini.
Sakti Wahyu Trenggono lahir di Semarang pada 3 November 1962.
Ia meraih gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB), salah satu institusi pendidikan terkemuka di Indonesia.
Selain itu, ia juga memiliki gelar sarjana lain dari School of Information System, Universitas Bina Nusantara (Binus University).
Untuk pendidikan lanjutannya, Trenggono menyelesaikan program magister di jurusan Manajemen ITB.
Baca Juga: Disebut Anak Ideologis Prabowo, Ini Sosok Sugiono yang Jadi Menteri Luar Negeri Baru Indonesia
Sebelum terjun ke dunia politik dan pemerintahan, karier Tenggono dimulai sebagai karyawan PT Astra Honda Motor, tempatnya bekerja selama 11 tahun.
Namun, ketertarikannya yang mendalam pada teknologi informasi membawanya untuk mendirikan perusahaan di sektor telekomunikasi, yaitu PT Solusindo Kreasi Pratama (SKP) dan PT Tower Bersama Infrastruktur.
Di luar sektor telekomunikasi, Trenggono juga pernah menjabat sebagai komisaris di perusahaan tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), yang merupakan bagian dari Grup Saratoga pada tahun 2018.
Pengalaman bisnis yang luas ini memperkuat kapasitasnya dalam mengelola sektor-sektor strategis di Indonesia.
Karier politik Sakti Wahyu Trenggono dimulai saat ia bergabung pada era kepemimpinan Hatta Rajasa periode 2009-2014.
Meski ia memutuskan tidak aktif sejak 2013, jejaknya di dunia politik kembali mencuat pada tahun 2018 ketika ia terlibat dalam tim kampanye pasangan Joko Widodo - Ma’ruf Amin dalam Pemilu 2019.
Dukungannya terhadap Jokowi bahkan sudah terlihat sejak Pilkada DKI Jakarta 2012.
Kini, dengan latar belakang yang kuat di bidang teknologi, bisnis, dan politik, Sakti Wahyu Trenggono kembali dipercaya untuk memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan harapan membawa inovasi dan keberlanjutan di sektor maritim Indonesia. (Silvia Supriyanti)
Editor : Aditya Novrian