RADAR MALANG. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 109 pejabat tinggi negara dalam Kabinet Merah Putih (21/10), termasuk di antaranya Febrian Alphyanto Ruddyard yang ditunjuk sebagai Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) untuk periode 2024-2029.
Dikenal sebagai diplomat ulung, Febrian membawa pengalaman panjang di dunia diplomasi Internasional ke posisinya yang baru.
Febrian lahir di Semarang pada 4 Februari 1964, namun ia menghabiskan masa mudanya di Bandung, Jawa Barat, dan Singapura.
Karier akademiknya berlanjut ke Universitas Padjajaran, di mana ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dengan spesialisasi Hubungan Internasional pada 1989.
Tak lama kemudian, ia melanjutkan studi dan meraih gelar Master of Arts in international Studies dari University of Birmingham, Inggris, pada 1993.
Langkah awalnya sebagai diplomat dimulai pada tahun 1990 ketika ia bergabung dengan Korps Diplomatik Republik Indonesia melalui Sekolah Dinas Luar Negeri (SEKDILU) Angkatan XVI.
Setelah itu, Febrian memegang berbagai peran penting di Kementerian Luar Negeri yang memperkuat posisinya sebagai diplomat berpengaruh.
Ia pernah menjadi Koordinator Gerakan Non-Blok (GNB) untuk isu Perlucutan Senjata (KIPS) di Kementerian Luar Negeri pada 2010-2013, dan Direktur Timur Tengah pada 2013-2014.
Baca Juga: Setoran Kurang Rp 2,4 M, Segini Capaian PBB Kabupaten Malang
Pada 2015-2017, Febrian menjabat sebagai Wakil Kepala Perwakilan RI di Wina, Austria.
Kariernya terus menanjak, dan pada 2017, ia dipercaya sebagai Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri hingga 2021.
Selama periode ini, Febrian turut memegang posisi internasional strategis seperti Gubernur Common Fund for Commodities (CFC), Ketua Bersama Global Counter-Terrorism Forum (GCTF), dan Ketua Bersama Bali Process untuk penanggulangan ekstrimisme.
Dedikasinya dalam diplomasi tak hanya terbatas pada peran nasional, tetapi juga internasional.
Febrian aktif memimpin kampanye Indonesia di berbagai organisasi dunia, termasuk sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2022, anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB periode 2021-2023, serta anggota Badan Eksekutif UNESCO periode 2017-2021.
Kini, Febrian membawa pengalaman diplomatiknya yang luas untuk mendukung pembangunan nasional sebagai Wakil Menteri PPN/Kepala Bappenas.
Diharapkan, peran barunya ini akan membawa dampak signifikan pada perencanaan pembangunan Indonesia, memanfaatkan jaringan dan pengetahuannya di kancah internasional untuk memperkuat posisi Indonesia di dunia. (silvia)
Editor : Aditya Novrian