Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Prabowo Tegas Perintahkan Pejabat untuk Tidak Boros Anggaran Negara

Aditya Novrian • Rabu, 11 Desember 2024 | 17:00 WIB

 

Presiden RI, Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam acara penyerahan TKD dan DIPA 2025 (Youtube Sekretariat Presiden).
Presiden RI, Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam acara penyerahan TKD dan DIPA 2025 (Youtube Sekretariat Presiden).

RADAR MALANG - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan tegas menekankan pada pemerintah pusat dan daerah untuk tidak boros anggaran. 

Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam acara penyerahan secara digital daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) dan buku alokasi transfer ke daerah (TKD) tahun anggaran 2025 serta peluncuran katalog elektronik versi 6, di Istana kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/12).

Prabowo menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia di tengah dinamika global yang tidak menentu. 

Dalam pidatonya tersebut Prabowo menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman yang dapat mengganggu stabilitas negara. 

Baca Juga: Ikuti Arahan Presiden RI Prabowo Subianto, Buruh Malang Minta Kenaikan UMK hingga 6,5 Persen

Ia mengingatkan bahwa meskipun Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, tantangan dari luar dan dalam negeri tetap harus dihadapi dengan keberanian dan keteguhan.

Oleh karena itu, Prabowo mengungkapkan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk tahun 2025 dirancang dengan kehati-hatian untuk menjaga stabilitas ekonomi. 

"Kita harus meningkatkan efisiensi dan penghematan di semua bidang," tegasnya.

Ia menekankan bahwa pengendalian ekonomi harus dilakukan secara terencana dan cermat, serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama memerangi kebocoran anggaran. 

"Setiap rupiah uang rakyat harus sampai ke tangan mereka yang membutuhkan," tambahnya, menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam penggunaan dana publik. 

Dalam konteks ini, Prabowo juga menyerukan pengurangan pengeluaran yang tidak produktif, seperti kegiatan seremonial dan seminar yang tidak langsung menyelesaikan masalah rakyat. 

Ia mengajak seluruh unsur pemerintah, terutama para pemimpin daerah, untuk berkolaborasi demi kepentingan rakyat. 

"Saatnya kita fokus pada solusi nyata untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan komitmennya untuk mencapai swasembada pangan dalam waktu dekat. 

Menurutnya, ketahanan pangan adalah kunci untuk menghadapi krisis global yang mungkin terjadi. (Mahija)

Editor : Aditya Novrian
#DIPA #Prabowo Subianto #APBN #tkd