Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Permukiman Ilegal Israel di Palestina Dikecam Dewan Keamanan PBB

Aditya Novrian • Jumat, 20 Desember 2024 | 18:17 WIB
Permukiman Ilegal Israel di Palestina Dikecam Dewan Keamanan PBB
Permukiman Ilegal Israel di Palestina Dikecam Dewan Keamanan PBB

Pada Rabu (18/12), Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap perluasan permukiman ilegal oleh Israel serta peningkatan aksi kekerasan di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki.

Beberapa negara anggota turut menyerukan pemberlakuan gencatan senjata di Jalur Gaza demi mengatasi situasi kemanusiaan yang memburuk.

Khaled Khiari, Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Timur Tengah dan Asia Pasifik, menyampaikan laporan bahwa pembangunan permukiman terus terjadi di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Di Gaza, kebutuhan untuk gencatan senjata telah lama tertunda,” ujarnya. Khiari menegaskan bahwa tindakan penghukuman kolektif yang dialami rakyat Palestina tidak dapat diterima.

Ia juga mengecam serangan Israel yang tak kunjung henti di Gaza, yang menyebabkan meningkatnya jumlah korban sipil dan penghancuran besar-besaran lingkungan Palestina.

"Ini adalah tragedi kemanusiaan yang serius," tegasnya, menambahkan bahwa tindakan tersebut hanya akan menghambat peluang terciptanya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

James Kariuki, Wakil Duta Besar Inggris untuk PBB, turut mengecam dampak buruk yang ditimbulkan oleh konflik, khususnya di Gaza. Ia menyoroti malnutrisi akut pada anak-anak dan tingginya jumlah amputasi di kalangan anak Gaza.

"Kami menyerukan penghentian pembangunan permukiman ilegal dan mendesak Israel untuk melindungi warga sipil sesuai kewajiban internasional," tegasnya.

 

Wakil Dubes China, Geng Shuang, meminta Dewan Keamanan segera mengambil langkah konkret untuk mengakhiri konflik. Ia juga menyerukan Israel agar mencabut blokade dan memberikan akses kemanusiaan penuh di Gaza.

Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, turut menyoroti dampak negatif permukiman ilegal Israel terhadap solusi dua negara.

"Pembangunan permukiman ini melemahkan peluang untuk mencapai perdamaian serta menghalangi keamanan Israel sendiri," jelasnya, seraya mendesak Israel agar segera menghentikan perluasan permukiman dan menegakkan hukum terhadap para pelaku kekerasan tanpa pandang bulu.

Diskusi Dewan Keamanan mencerminkan perhatian serius dunia internasional terhadap eskalasi konflik di kawasan Palestina, dengan berbagai pihak menyerukan solusi damai yang berkeadilan. (Silv)

Editor : Aditya Novrian
#PBB #dewan keamanan #gaza #Israel #Palestina