Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin Pastikan Janji Kampanye Tak Kena Efisiensi

Bayu Mulya Putra • Kamis, 20 Februari 2025 | 18:02 WIB
DUKUNG PENUH: Pasangan Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin diantar mendaftar sebagai calon kepala daerah menuju KPUD Kota Malang. (tim pemenangan wali for radar malang
DUKUNG PENUH: Pasangan Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin diantar mendaftar sebagai calon kepala daerah menuju KPUD Kota Malang. (tim pemenangan wali for radar malang

Persiapan Pasangan Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin Memimpin Kota Malang

Mulai hari ini (20/2) sampai lima tahun ke depan, Kota Malang bakal dipimpin pasangan yang baru, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin.

Persiapan untuk merealisasikan program-program unggulan sudah dilakukan keduanya.

Termasuk menjalin komunikasi dengan masyarakat dan kandidat lain yang mengikuti kontestasi Pilkada 2024.

“Bantuan kepada RT itu yang paling ditunggu masyarakat. Kami harap bersabar dulu, karena ada mekanisme yang perlu dijalankan. Mulai dari pembuatan aturan, kemudian sosialisasi kepada masyarakat.”

Dr Ir Wahyu Hidayat MM

Wali Kota Malang 2025-2030

“Motivasi terbesar yang membuat saya sampai di titik ini adalah untuk berbagi manfaat kepada sesama.”

ALI MUTHOHIRIN

Wakil Wali Kota Malang 2025-2030

Wali Kota Malang terpilih Wahyu Hidayat memastikan efisiensi anggaran yang dicetuskan pemerintah pusat tidak menghambat realisasi dari programprogram unggulannya.

Sebagai informasi, ada lima program prioritas yang diusung pasangan Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin (selengkapnya baca grafis).

Empat program di antaranya dipastikan berjalan tahun ini.

Empat program yang bakal terwujud yakni beasiswa, seragam sekolah gratis untuk siswa yang baru masuk SD, SMP, dan SMA, 1.000 event UMKM, dan penyelesaian problem perkotaan.

”Anggaran untuk program-program itu sudah masuk APBD 2025. Sebab, program-program itu merupakan gagasan saya ketika menjadi Pj Wali Kota Malang tahun 2023 sampai 2024. Karena itu tinggal melanjutkan saat saya terpilih,” papar Wahyu.

Sedangkan janji kampanye berupa bantuan Rp 50 juta per RT, Wahyu menyampaikan bahwa program itu termasuk inovasi baru.

Sehingga belum teralokasikan dalam APBD 2025.

Meski begitu, dia menjamin bahwa program itu bakal dijalankan pada 2026 mendatang.

Selain anggarannya belum dialokasikan, Wahyu juga mengatakan bahwa program itu memerlukan payung hukum.

Nanti bakal dirumuskan ke dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk implementasinya.

”Bantuan kepada RT itu yang paling ditunggu masyarakat. Kami harap bersabar dulu, karena ada mekanisme yang perlu dijalankan. Mulai dari pembuatan aturan, kemudian sosialisasi kepada masyarakat,” jelas dia.

Pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang itu menambahkan, dalam menjalankan programnya, dia bakal meminta bantuan berbagai pihak.

Termasuk dua pasangan lain yang ikut dalam kontestasi Pilkada Kota Malang 2024.

Wahyu bakal mengagendakan pertemuan dengan Moch.

Anton dan Heri Cahyono.

Menurutnya, pembangunan Kota Malang tak bisa hanya dilakukan Pemkot Malang saja.

Namun juga memerlukan andil dari masyarakat.

Termasuk kandidat lain yang ikut dalam Pilkada 2024.

”Saya dengan Pak Ali tentu butuh bantuan dari semua pihak. Pertama, kami akan berkomunikasi dengan kandidat dalam Pilkada 2024. Lupakan persaingan di pilkada, mari kita membangun Kota Malang bersama-sama,” tandas Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu tidak akan berpatokan pada agenda prioritas saja.

Dia bersama Ali akan terus turun kepada masyarakat dan mendengar keluhan secara langsung.

Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan menggelar program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) secara rutin.

Sebelumnya, program itu sudah dijalankan Wahyu saat menjabat sebagai Pj Wali Kota Malang. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kampanye #ali muthohirin #wahyu hidayat #efisiensi