RADAR MALANG - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana ambisius untuk membangun perkampungan khusus Indonesia di dekat Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.
Rencana ini disampaikan saat peresmian Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Minggu (4/5/2025).
Prabowo telah menyampaikan niat ini kepada Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), yang memberikan respons positif.
Dilansir dari media lain, ia menambahkan bahwa MBS meminta rencana ini disusun secara teknis untuk langkah selanjutnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Resmi Menetapkan Terminal 2F Sebagai Jalur Khusus Haji dan Umrah
Prabowo juga telah menginstruksikan Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk segera menindaklanjuti pembahasan dengan pihak Arab Saudi.
Tujuan utama proyek ini adalah meningkatkan efisiensi penyelenggaraan haji dan umrah, sekaligus menekan biaya perjalanan jemaah.
Dengan adanya perkampungan ini, akomodasi, layanan kesehatan, dan fasilitas pendukung lainnya dapat terpusat, memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah Indonesia.
Prabowo bahkan menargetkan biaya haji bisa lebih murah dibandingkan Malaysia.
Baca Juga: Prabowo Janji 3 Bulan Kedepan RUU PPRT Bakal Disahkan
Itu setelah penurunan biaya sebesar Rp4 juta pada 2025 masih dianggap belum cukup.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Prabowo untuk meningkatkan pelayanan haji, sebagaimana diungkapkan Kepala Badan Penyelenggara Haji, Mochamad Irfan Yusuf, pada Oktober 2024.
Perkampungan ini juga diharapkan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Arab Saudi.
Meski demikian, tantangan seperti fluktuasi nilai tukar dan biaya operasional di Arab Saudi, seperti yang diungkap Kemenag, perlu diperhatikan agar proyek ini benar-benar meringankan beban jemaah. (rsy)
Editor : Aditya Novrian