RADAR MALANG - Presiden Parliamentary Union of The OIC Member States (PUIC) ke-19 Puan Maharani mengajak parlemen negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk menolak gagasan relokasi warga Palestina dari Gaza.
Pernyataan ini disampaikan dalam pembukaan Konferensi PUIC ke-19 tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu (14/5/2025).
Puan menegaskan bahwa Gaza adalah tanah air rakyat Palestina yang harus dipertahankan.
Ia menyerukan pembangunan kembali Gaza dengan menjunjung tinggi martabat, keadilan, dan harapan bagi penduduknya, bukan dengan memindahkan mereka secara paksa.
Konferensi ini menjadi platform penting untuk menyuarakan dukungan terhadap Palestina di tengah konflik yang terus berlangsung.
Baca Juga: Israel Terus Lancarkan Serangan ke Gaza Usai Hamas Bebaskan Sandera Warga AS-Israel
Selain itu, Puan mendorong parlemen OKI untuk menggalang dukungan internasional agar lebih banyak negara mengakui kedaulatan Palestina secara resmi.
Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian konflik secara damai melalui pendekatan solusi dua negara, yang dianggap sebagai langkah strategis untuk mencapai perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.
Konferensi PUIC ke-19 ini dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara anggota OKI dan berlangsung hingga 15 Mei 2025.
Puan berharap acara ini dapat menghasilkan resolusi bersama yang memperkuat posisi Palestina di panggung global. (rsy)
Editor : A. Nugroho