Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Calon Sekda Kabupaten Malang Tunggu Rekom Gubernur-BKN, Dua Pendaftar Sudah Gugur

Mahmudan • Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:22 WIB

 

Daftar Tiga Calon Sekda.
Daftar Tiga Calon Sekda.

KEPANJEN – Perebutan kursi sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Malang semakin ketat. Dari lima pejabat eselon II B yang mendaftar, dua di antaranya tersingkir. Panitia seleksi terbuka (selter) Sekda sudah memilih tiga kandidat. Ketiganya adalah Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Budiar Anwar, Kepala Satpol PP Firmando Hasiholan Matondang, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Eko Margianto.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kanjuruhan, posisi Budiar semakin menguat sebagai calon Sekda. Penentuannya ada di tangan Bupati Malang H M. Sanusi sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), namun masih ada beberapa tahapan yang akan dilalui. Salah satunya, harus mendapat persetujuan atau rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.

”Nantinya juga harus dikoordinasikan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelum ditetapkan oleh PPK,” ucap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah kemarin (27/8). Ketentuan tersebut diatur dalam PermenPAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif di lingkungan pemerintah. Dengan demikian, gubernur dan BKN turut andil dalam penentuan Sekda di Kabupaten Malang.

Seperti diberitakan, pendaftaran selter sekda dimulai pada pekan kedua Juli 2025 lalu. Terdapat lima pejabat yang mendaftar. Selain Budiar, Eko Margianto, dan Firmando, juga ada dua pejabat lain. Yakni Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Tanaman Pangan (DTPHP) Avicenna Medisica Saniputera dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Made Arya Wedanthara.

Selain administrasi dan penelusuran rekam jejak, dia mengatakan, juga ada seleksi uji kompetensi, pengumpulan makalah dan materi paparan, hingga presentasi makalah dan wawancara. Lima pendaftar tersebut mengikuti uji kompetensi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur mulai pukul 08.00. Namun, saat seleksi wawancara pada pekan kedua Agustus lalu, Made gugur karena izin tidak bisa melanjutkan seleksi.

Berdasar hasil wawancara dan akumulasi penilaian, pansel memilih tiga calon sekda terbaik. Pekan ketiga Agustus, telah diputuskan nama-nama tersebut. Yakni Budiar, Eko, dan Firmando. Nama-nama itu yang dikirim ke BKN RI untuk diminta rekomendasi.

“Secara normatif, proses tersebut sangat panjang dan berjenjang serta by system atau aplikasi. Tidak ada kesempatan orang bertemu orang. Yang ada, orang bertemu system atau aplikasi”,” ucap pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Meski begitu, pihaknya tidak bisa memastikan penetapan sekda terpilih. Bahkan, digadang-gadang bisa sampai ganti tahun. Sambil menunggu proses tersebut, dia mengatakan, roda pemerintahan di Kabupaten Malang tetap berjalan lantaran sudah ditunjuk Penjabat (Pj) Sekda. Yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tomie Herawanto. “Kami bergantung sepenuhnya kepada BKN RI. Kami hanya bisa berharap agar rekomendasi tersebut secepatnya turun,” pungkasnya.(yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#Kabupaten Malang #DPKPCK #DPMD #sekda