Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Tegaskan Calon Ketua Harus Kantongi Minimal 30 Persen Dukungan

Mahmudan • Senin, 10 November 2025 | 17:24 WIB
Pranaya Yudha Mahardika
Pranaya Yudha Mahardika

MALANG KOTA – Agenda musyawarah daerah (musda) DPD Partai Golkar Kota Malang dipastikan tetap digelar tahun ini. Paling lambat Desember. Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Pranaya Yudha Mahardika di sela-sela menerima aspirasi warga di kantor partai, Jl Panglima Sudirman, Klojen, kemarin.

"Setelah HUT selesai, kami akan bergerak ke persiapan musda. Yang pasti tahun ini harus digelar. Kami juga tidak ingin terlalu lama memegang jabatan plt," tegas wakil ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur itu kepada Jawa Pos Radar Malang.

Untuk diketahui, DPD Partai Golkar Jatim menunjuk Yudha sebagai plt ketua DPD Partai Golkar Kota Malang sekitar dua minggu lalu. Ia didampingi Ahan Syahrul Arifin sebagai sekretaris dan Muchsinul Achsan sebagai bendahara. Mereka semua fungsionaris DPD Partai Golkar Jatim.

Yudha menjelaskan, ada dua PR yang ditugaskan kepadanya terkait kepemimpinan sementara di DPD Partai Golkar Kota Malang. Pertama, menyukseskan rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-61 Golkar yang dimulai pertengahan Oktober lalu hingga November.

Yang kedua, memimpin jalannya musda untuk memilih nakhoda baru Partai Golkar Kota Malang. Sebagai informasi, Kota Malang menjadi satu dari sepuluh daerah di Jawa Timur yang belum menjalankan musda.

Menurut Yudha, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi kandidat ketua DPD Kota Malang. Yang utama adalah pernah menjadi pengurus partai minimal selama lima tahun. Baik di tingkat kecamatan maupun kota.

Selain itu, harus memiliki 30 persen dukungan suara dari pengurus kecamatan maupun organisasi sayap. “Di Golkar ada sepuluh organisasi sayap. Jadi, minimal mengantongi dukungan dari tiga di antaranya,” sebut ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Jawa Timur itu.

Adapun untuk menang, kandidat harus bisa mengantongi 50 persen plus 1 dukungan dari seluruh suara yang diperebutkan dalam musda. Selain dari organisasi sayap dan pengurus kecamatan, ada pula suara dari DPD Kota dan DPD Jawa Timur.

Berdasarkan syarat itulah, kata Yudha, panitia nanti akan melakukan seleksi. "Nanti kandidat yang muncul menunggu pendaftaran saja. Pasti akan kami sampaikan jadwalnya ke publik dan media," jawabnya singkat ketika ditanya siapa saja kandidat yang sudah muncul.

Sebelumnya, sudah santer beredar sejumlah nama yang bakal berkontestasi dalam musda nanti. Di antaranya adalah Suryadi dan Djoko Prihatin. Keduanya anggota DPRD Kota Malang.

Sementara itu, rumah aspirasi rakyat, Yudha menyampaikan, ini merupakan langkah Golkar untuk lebih dekat dengan masyarakat. Warga bisa langsung mengadukan keluhannya ke kantor DPD dan akan menjadi perhatian dari kader partai yang duduk di DPRD Kota Malang.

"Hari ini aduan banyak terkait insfrastruktur. Jadi, ada yang diteruskan ke Pemkot Malang, ada juga yang ke pusat. Kami pastikan bakal mengawal aduan yang disampaikan," katanya. (adk/dan/hid)

Editor : A. Nugroho
#fpg #malang #Golkar #Musda