Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wali Kota Malang Borong Tiga Penghargaan di HLM Jatim

Aditya Novrian • Kamis, 27 November 2025 | 17:11 WIB
APRESIASI: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kanan) menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam High Level Meeting di Surabaya, Selasa (25/11).
APRESIASI: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kanan) menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam High Level Meeting di Surabaya, Selasa (25/11).

SURABAYA - Gelaran High Level Meeting (HLM) di Hotel Double Tree Surabaya pada Selasa (25/11) tidak hanya menjadi forum diskusi bersama kepala daerah se-Jawa Timur. Tetapi juga menjadi momentum pemberian apresiasi bagi kabupaten/kota yang menunjukkan kinerja terbaik dalam penguatan digitalisasi dan pengendalian inflasi.

Pada kesempatan tersebut, Kota Malang menjadi sorotan karena Wali Kota Wahyu Hidayat menjadi satu-satunya kepala daerah yang menerima tiga penghargaan sekaligus dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Tiga apresiasi itu meliputi TP2DD Kota dengan realisasi Kartu Kredit Indonesia tertinggi tahun 2025, daerah dengan jumlah fase etalase pengendalian inflasi terbanyak, serta Kota dengan Indeks Masyarakat Digital Indonesia tertinggi 2025.

KOMPAK: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama lima kepala perangkat daerah di Pemkot Malang setelah menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
KOMPAK: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama lima kepala perangkat daerah di Pemkot Malang setelah menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Ketiganya menjadi indikator kuat bahwa kebijakan digitalisasi dan penguatan ekosistem fiskal yang dijalankan Pemkot Malang bergerak pada jalur yang tepat.

Seusai menerima penghargaan, Wali Kota Wahyu menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan hasil konsistensi perangkat daerah menjalankan alur kebijakan yang telah disiapkan bertahun-tahun.

”Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena ini bukan instan, tetapi melalui proses bisnis yang matang. Keberhasilan ini membanggakan dan saya mengapresiasi seluruh elemen serta perangkat daerah yang terus bersinergi,” ujarnya.

MEMBANGGAKAN: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kanan) menjadi satu-satunya kepala daerah foto -foto Pemkot Malang for Radar Malang yang memborong tiga penghargaan dari Gubernur Jatim.
MEMBANGGAKAN: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kanan) menjadi satu-satunya kepala daerah foto -foto Pemkot Malang for Radar Malang yang memborong tiga penghargaan dari Gubernur Jatim.

Wahyu juga menyinggung pentingnya penguatan pemantauan harga komoditas sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi. Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi sarana untuk mempercepat respons pemerintah terhadap dinamika ekonomi daerah.

”Realisasi penggunaan KKPD sebagai sarana transaksi dan peningkatan indeks masyarakat digital menjadi fokus kinerja kami, terutama untuk menjaga inflasi tetap terkendali,” tegasnya. Senada dengan itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam pidatonya kembali menekankan urgensi percepatan digitalisasi di sektor pemerintahan.

Ia meminta setiap pemda memperluas implementasi QRIS, mengoptimalkan penggunaan Kartu Kredit Indonesia segmen pemerintah daerah, serta memperkuat ekosistem layanan digital agar kinerja fiskal semakin efisien dan kredibel. Menurutnya, digitalisasi kini bukan lagi pilihan tambahan, tetapi fondasi utama tata kelola pemerintahan modern.

Pada agenda yang sama, Khofifah juga meresmikan Kick Off TP2DD Jawa Timur sebagai langkah percepatan integrasi layanan digital di seluruh kabupaten/kota. Dengan sejumlah capaian tersebut, Kota Malang dinilai berada dalam posisi kuat untuk terus mendorong inovasi digital di tahun mendatang. (adn)

Editor : A. Nugroho
#Wali Kota Malang #KKPD #HLM #malang