Apalagi, dalam beberapa hari terakhir, pasangan tersebut juga melakukan blusukan ke desa-desa. Sehingga, SanDi optimis tak hanya menguasai materi, tapi juga data di lapangan.
“(debat perdana) Harus all out dong. Ini bentuk keseriusan kami dalam mengikuti pesta demokrasi ini,” kata Didik Gatot Subroto, Jumat (30/10).
Didik menuturkan, tim SanDi sudah menyiapkan beberapa program untuk pembangunan pariwisata berbasis desa. Namun, dirinya enggan membocorkan detail program tersebut. “Nanti saja, ditunggu waktu debat. Nanti kalau dibocorin, bisa ketahuan (paslon lain) dong,” jelasnya, dengan nada bercanda.
Dia juga menyampaikan terimakasih kepada para relawan SanDi dan masyarakat Kabupaten Malang yang sudah mensuport hingga saat ini. Karena tanpa suport mereka SanDi tak bisa melalui tahapan demi tahapan hingga saat ini. “Makasih suportnya buat teman-teman, tapi perjuangan masih panjang. Tetap semangat dan tetap jaga protap kesehatan,” ungkap mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang ini.
Sebagai informasi, debat perdana ini bakal diikuti tiga paslon dalam Pilkada Kabupaten Malang. Yaitu paslon Malang Makmur Sanusi-Didik Gatot Subroto (Sandi), Malang Bangkit Lathifah Shohib-Didik Budi (Ladub), dan Malang Jejeg Heri Cahyono-Gunadi Handoko.
Pewarta: imam n
Editor : Shuvia Rahma