Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Fadli Zon, Sosok Politisi yang Menjadi Menteri Kebudayaan di Kabinet Merah Putih Prabowo

Aditya Novrian • Rabu, 23 Oktober 2024 | 00:45 WIB

Potret penyerahan Memorandum akhir jabatan Menteri Kemendikbud Ristek
Potret penyerahan Memorandum akhir jabatan Menteri Kemendikbud Ristek

RADAR MALANG - Fadli Zon merupakan sosok politisi Gerindra yang aktif menjadi aktivis sejak tahun 1988. 

Latar belakang Fadli Zon adalah sebagai politisi yang dikenal sebagai mantan aktivis mahasiswa, dalam berbagai isu sosial dan politik.

Perjalanan karir Fadli Zon sangat panjang.

Baca Juga: Pratikno, Ahli Politik Asal Bojonegoro yang Kembali Dipercaya untuk Jadi Menteri di Kabinet Merah Putih

Ia pernah menjadi Direktur Eksekutif Center for Policy and Development Studies (CPDS) pada 1995-1997, anggota MPR RI periode 1997-1999, dan Ketua Partai Bulan Bintang pada 1998-2001.

Karier politiknya bersinar saat menjabat sebagai Ketua DPR RI pada 2014-2019, dan Ketua BKSAP DPR RI periode 2019-2024. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra untuk periode 2020-2025.

Dalam kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo membentuk fungsi Kemendikbud Ristek yang dibagi menjadi tiga kementerian, yaitu Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi (Mendik Saintek), serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Fadli Zon mengaku memiliki minat besar di bidang kebudayaan sebelum berkiprah di dunia politik. Ia menyatakan bahwa cita-citanya adalah menjadi seorang ilmuwan.

“Saya ini sebetulnya orang budaya yang masuk politik, bukan orang politik yang masuk kebudayaan,” ujar Fadli dalam pidato perdananya sebagai Menteri Kebudayaan.

Fadli Zon juga menyebut bahwa ketika SMA ia aktif sebagai Ketua Kelompok Ilmiah Remaja.

Ia juga pernah mengunjungi Gedung Kemendikbud Ristek pada 1998, ketika mendapatkan apresiasi sastra.

Saat kuliah, ia mengambil jurusan Sastra Rusia di Universitas Indonesia dan menjadi Mahasiswa Berprestasi Nasional pada tahun itu.

Dalam pidato perdananya, Fadli Zon menjelaskan alasan presiden terpilih membentuk Kementerian Kebudayaan yang terpisah, yaitu karena kekayaan budaya Indonesia yang sangat melimpah, sehingga kementerian ini diharapkan lebih fokus dalam mengurus kebudayaan nasional.

Fadli Zon juga mengaku memiliki perpustakaan pribadi yang berisi sekitar 75.000 buku, termasuk 50.000 buku cerita silat dan komik, dengan total koleksi sebanyak 125.000 buku.

Ia juga memimpin organisasi Perkerisan Sekretariat Kris Indonesia sejak tujuh tahun yang lalu dan dikenal sebagai kolektor wayang terbesar di Indonesia.

Fadli Zon memiliki Rumah Kreatif Fadli Zon yang berlokasi di Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Rumah ini mendapatkan rekor MURI sebagai rumah yang memiliki berbagai koleksi budaya Nusantara pada tahun 2013.

Rumah kreatif tersebut juga meraih rekor MURI untuk kategori koleksi keris terbanyak, koleksi koran tua terbanyak, dan koleksi piringan hitam terbanyak.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Kebudayaan, Fadli Zon akan dibantu oleh wakilnya, Giring “Nidji.”

Editor : Aditya Novrian
#Kabinet Merah Putih Prabowo #fadli zon #Menteri Kebudayaan #Politisi