RADAR MALANG – Pelabuhan Gilimanuk, Bali mengalami kemacetan yang parah selama arus mudik lebaran tahun 2026. Kemacetan yang terjadi membentang hingga puluhan kilometer karena tidak bisa menampung jumlah kendaraan yang meningkat.
Iman Sukri, anggota DPR RI, mengajak pemerintah untuk segera mencari solusi terhadap masalah ini. Solusi yang diusulkannya adalah membangun pelabuhan baru supaya aktivitas pelayaran tidak hanya terkonsentrasi di Gilimanuk.
“Saya kira sudah waktunya pemerintah serius membangun alternatif pelabuhan lain dari dan atau menuju Bali. Tidak bisa terus bergantung pada Ketapang–Gilimanuk saja,” ucap Iman, dikutip dari JawaPos.com.
Ia menambahkan, perlu dibukanya akses ke Bali Utara melalui daerah Bangsring dan meningkatkan fungsi Pelabuhan Jangkar di Situbondo sebagai titik penyeberangan lain.
“Pengembangan akses menuju Bali Utara bisa menjadi solusi untuk memecah konsentrasi arus kendaraan. Ini penting agar tidak terjadi penumpukan ekstrem di satu titik seperti yang kita lihat hari ini,” ujarnya.
Namun, pembangunan pelabuhan alternatif ini perlu tetap memperhatikan nilai-nilai lokal. Terutama berkaitan dengan penolakan terhadap pembangunan jembatan penghubung antara Jawa dan Bali.
“Menambah atau memperkuat pelabuhan lain menuju Bali tentu tidak mengurangi penghormatan kita terhadap adat dan budaya masyarakat Bali yang tidak menghendaki pembangunan jembatan. Justru ini menjadi solusi yang seimbang, akses tetap terbuka, tanpa mengorbankan nilai-nilai adat istiadat setempat,” ungkap Iman.
Editor : Aditya NovrianSumber : Jawa Pos