JAKARTA, RADAR MALANG – Angga Raka Prabowo dan Muhammad Qodari menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah di Kantor Bakom, Jakarta, Selasa, (28/4).
Agenda ini dilaksanakan menyusul pelantikan Muhammad Qodari sebagai Kepala Bakom pada Senin (27/4), menggantikan Angga Raka Prabowo yang kini telah mengemban amanah baru sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital.
Dalam pidato perpisahannya, Angga menyampaikan penghormatan mendalam kepada seluruh jajaran staf Bakom yang telah membersamainya.
Baca Juga: Rekam Jejak Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup
“Yang saya hormati Pak Kepala Badan Komunikasi, Bang Muhammad Qodari, Mr Q. Izinkan saya Bang, di awal ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua keluarga besar Badan Komunikasi, kepada semua tim yang telah bekerja selama ini,” ujar Angga.
Ia merefleksikan tujuh bulan perjalanan bersama Bakom yang penuh tantangan. Ia mengungkapkan rasa syukur atas dedikasi tim yang mampu melewati masa sulit tersebut.
“Tujuh bulan kita membangun Badan Komunikasi Pemerintah dengan penuh tantangan, dengan penuh keterbatasan, tapi Alhamdulillah saya terima kasih saya bersama rekan-rekan semua yang ada di sini,” ungkapnya.
Baca Juga: Resmi Reshuffle Kabinet, Prabowo Subianto Lantik Sejumlah Pejabat Negara Hari Ini
Ia juga mengapresiasi kinerja seluruh pegawai yang telah mendapat pengakuan dari berbagai lembaga dan kementerian.
Lebih lanjut, Angga juga memberikan dukungan kepada Muhammad Qodari, selaku pemimpin baru. Ia percaya Qodari akan membawa Bakom menjadi lebih baik dalam mensosialisasikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
"Dan saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Bang Qodari, Mr. Q, Badan Komunikasi akan jauh lebih lebih baik tentunya untuk mengawal dan meng-amplifying ke publik apa saja yang sudah pemerintah Republik Indonesia, kebijakan-kebijakan strategis Presiden Prabowo lakukan," tutur dia.
Baca Juga: Presiden Prabowo Rapat dengan Menteri di Istana, Bahas Percepatan Proyek Giant Sea Wall
Dalam kesempatan yang sama, Qodari menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan pada pola komunikasi Bakom.
Seiring cepatnya aliran informasi, ia menilai metode komunikasi konvensional tidak lagi relevan. Oleh karena itu, ia bertekad memastikan penyaluran capaian pembangunan dan kebijakan pemerintah akan lebih proaktif.
"Ke depan saya berharap Bakom dapat lebih proaktif. Kalau bahasa aslinya, agresif dalam mengomunikasikan kebijakan pemerintah. Kenapa harus agresif? Karena memang program Bapak ini banyak banget ya dan baru-baru,” pungkasnya.
Editor : Aditya Novrian