MALANG KOTA, RADAR MALANG - Perkembangan pariwisata mendapat atensi serius Pemkot Malang. Untuk menciptakan tata kelola yang baik, Pemkot Malang terus berupaya meningkatkan penguatan penegakan regulasi.
Hal itulah yang akan diwujudkan melalui Kolak Manis (Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah dalam Pembinaan, Pengawasan, dan Yustisi).
Kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat sinergi antar organisasi perangkat daerah, melakukan pembinaan hingga penegakan hukum terhadap pelaku usaha pariwisata.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, perkembangan investasi harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Seluruh pelaku usaha harus memenuhi persyaratan dan legalitas yang ditetapkan agar tidak menimbulkan persoalan hukum," ujarnya.
Dia mengatakan, sektor pariwisata sering menjadi sorotan masyarakat. Terutama terkait aspek perizinan dan kepatuhan usaha.
Seperti misalnya pada pembangunan hotel atau operasional tempat hiburan malam baru. Karena itu, diperlukan koordinasi yang kuat antar perangkat daerah agar proses pembinaan, pengawasan, hingga penegakan aturan dapat dilakukan secara efektif dan terintegrasi.
Melalui Kolak Manis, Pemkot Malang menargetkan mekanisme penegakan perda yang lebih efektif dengan dukungan koordinasi lintas sektor. Program ini diharapkan mampu memperkuat dasar teknis dalam setiap langkah pembinaan maupun penertiban. Sehingga meminimalkan potensi sengketa hukum dan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha.
"Kami mengajak pelaku pariwisata membuat kepatuhan terhadap regulasi sebagai dari budaya usaha. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci menjaga kualitas dan citra positif pariwisata," pungkasnya.
Penulis : Andika Satria Perdana
Editor : A. Nugroho