Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Urifah, Kolaborator Penghubung Kerja Sama Sekolah Antar-Negara

Mardi Sampurno • Selasa, 1 November 2022 | 23:42 WIB
GO INTERNATIONAL: Urifah (paling kiri) bersama siswa SD Aisyiyah mengikuti program Sejong Education Forum di Korea Selatan, pertengahan Oktober lalu. (URIFAH FOR RADAR MALANG)
GO INTERNATIONAL: Urifah (paling kiri) bersama siswa SD Aisyiyah mengikuti program Sejong Education Forum di Korea Selatan, pertengahan Oktober lalu. (URIFAH FOR RADAR MALANG)
AGAR MAHIR BAHASA INGGRIS, AJAK GURU-SISWA KE LUAR NEGERI

Profesi Urifah ini cukup unik: kolaborator independen. Dia yang bisa menghubungkan sekolah-sekolah di Indonesia dengan lembaga pendidikan di berbagai negara. Tujuannya demi peningkatan kualitas siswa dan mengangkat pamor sekolah lewat program kerja sama. Terbaru dia menjadi penghubung antara SD Aisyiyah dengan lembaga di Korea Selatan.

PEREMPUAN berusia 47 tahun tersebut baru saja tiba dari Sejong, Korea Selatan. Dalam lawatan terakhirnya pertengahan Oktober tersebut, dia membawa siswa SD Aisyiyah Kota Malang untuk ikut dalam acara Sejong Education Forum. “Untuk SD Aisyiyah ini sudah terjalin hubungan dengan Korsel sejak 2019 lalu,” kata dia ketika ditemui di rumahnya kemarin (31/10).

Dalam kurun waktu tersebut, SD Aisyiyah sudah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Korsel.

Sekadar catatan, kolaborator yang dilakukan oleh ibu dua anak tersebut adalah menghubungkan satu sekolah dengan kelembagaan luar Indonesia. Pengalaman di bidang kolaborasi sudah dimulai sejak 2017 silam. Ketika itu wanita asal Sumbersekar, Dau itu menggunakan Skype untuk terhubung ke dunia internasional. Kolaborasi itu mencakup beberapa hal, seperti pertukaran siswa, atau studi budaya dan tukar ilmu pendidikan antarnegara.

Untuk tahapannya, suatu sekolah yang berminat untuk go international menghubungi Urifah. Dia juga akan mencarikan negara mana yang memiliki program kolaborasi. Dua pihak akan bernegosiasi lewat Urifah untuk sampai deal.

Dia menceritakan jika semua berawal dari kebutuhan suatu sekolah di Kota Malang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar bahasa Inggris. “Sederhana saja, karena murid-murid itu sering komplain bagaimana bisa praktik bahasa Inggris. Karena kalau sekadar omong saja bila ada banyak manfaatnya kan kurang, maka diwujudkan lah praktik langsung itu,” papar dia. Dengan demikian, belajar Bahasa Inggris terasa lebih menyenangkan jika langsung datang ke luar negeri.

Photo
Photo
Uridaah saat presentasi. (URIFAH FOR RADAR MALANG)

Bahkan tahun 2019, Urifah juga pernah diundang ke India selama 20 hari untuk melakukan school visit, teaching class dan pembicara di seminar pendidikan di beberapa sekolah internasional di sana. Terhitung, sudah ada beberapa negara yang pernah dia kolaborasikan dengan beberapa sekolah dari Indonesia. Di antaranya India, Amerika Serikat, Malaysia, Filipina, Jepang, Pakistan, Brazil, Italia, dan Mexico. Bahkan negara yang awam terdengar seperti Mauritius. “Sekolah yang dikolaborasikan selain Kota Malang ada Kabupaten Malang, Jember, Gresik, Lumajang, bahkan ada yang dari Kalimantan Tengah,” sebut alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut.

Jika dihitung, ada setidaknya tujuh yang dia kolaborasikan. Dari daftar-daftar negara tersebut, Korea Selatan yang dapat dikatakan paling sulit diajak kerja sama. Hal ini karena mereka sangat selektif dalam memilih rekan kolaborasi. Setidaknya, mereka akan melihat riwayat sekolah Indonesia yang akan berkolaborasi. Tapi, jika mereka puas dengan hasilnya, sertifikat akan diberikan. Hal itu yang membuat SD Aisyiyah awet kerja sama dengan Korea Selatan.

Urifah sebenarnya pernah menjadi guru dari tahun 2016 sampai 2019. Tapi, pada tahun terakhir itu ia memutuskan untuk menjadi kolaborator independen. Setidaknya, hal itu didasari keinginannya untuk bisa membuat sekolah, terutama yang masih dikategorikan merangkak untuk Bahasa Inggrisnya itu bisa unjuk gigi ke kancah dunia. “Bagaimana semuanya bisa menikmati juga,” ucap dia. (abm) Editor : Mardi Sampurno
#belajar ke korea selatan #SD Aisyiyah Kota Malang #kolaborator independen #pendidikan