Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rugi Rp 4 M, Lima Store Hangus, dan 30 Karyawan Terimbas

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 9 Mei 2023 | 03:00 WIB
PENGUSAHA TERDAMPAK : Alexander Guntoro berada di Alibaba Original Store Jalan Kawi, Kecamatan Klojen, Sabtu lalu (7/5).(Danang Priambodo/Radar Malang)
PENGUSAHA TERDAMPAK : Alexander Guntoro berada di Alibaba Original Store Jalan Kawi, Kecamatan Klojen, Sabtu lalu (7/5).(Danang Priambodo/Radar Malang)
Lima store terbakar dan modal Rp 4 miliar menjadi abu. Itulah kerugian yang dialami Alexander Guntoro akibat kebakaran Malang Plaza, 2 Mei lalu. Kini, dia juga masih memikirkan nasib puluhan karyawannya yang terdampak.

DANANG PRIAMBODO

SENYUM Alexander Guntoro terus mengembang. Sembari menuruni anak tangga lantai 2 Alibaba Store Jalan Kawi, pengusaha 47 tahun itu menyapa Jawa Pos Radar Malang yang sudah menunggunya di lantai 1. Alex merupakan satu dari beberapa penyewa tenant yang terdampak kebakaran Malang Plaza, 2 Mei lalu. ”Lima dari tujuh store milik saya di Malang Plaza terbakar,” kata Alex dengan suara lirih.

Raut muka CEO Alibaba Store itu berubah. Sejenak terdiam, kemudian menarik napas cukup panjang. Dia lantas menceritakan peristiwa yang dialami ketika salah satu pusat perbelanjaan tertua di Malang itu dilalap si jago merah.

Malam itu, Alex sedang istirahat di rumah. Sekitar pukul 01.00 dini hari, dia mendapat kabar bahwa Malang Plaza mengalami kebakaran. Tanpa berpikir panjang, dia bergegas ke lokasi. Ketika masih dalam perjalanan, dia melihat kepulan asap di atas Malang Plaza. Panik bercampur was-was, dia terus mendekati lokasi.

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dia melihat kobaran api sudah membumbung tinggi. Bersama rekannya, Alex nekat menerobos masuk untuk menyelamatkan barang-barangnya, meski api sudah berkobar.

”Panik, saya lihat store bagian dalam sudah tidak bisa diselamatkan. Namun dua toko yang ada di depan bisa kita keluarkan barang-barangnya,” terang pria kelahiran 1976 itu.

Dalam tragedi Sabtu pilu itu, lima di antara tujuh tokonya di Malang Plaza hangus terbakar. Semuanya barang-barang elektronik ludes dilalap api. Di antaranya 500 handphone, 80 unit laptop, dan beberapa sepeda listrik.

Selain itu, masih ada dua mobil operasional (Xenia dan Calya) yang menjadi korban kebakaran. ”Satu motor milik karyawan saya juga terbakar,” katanya.

Kerugian yang harus dia tanggung akibat musibah ini mencapai Rp 4 miliar. ”Kemarin (beberapa hari sebelumnya, Red) sudah saya tambah stok. Mulai dari yang baru sampai second, karena moment high session kan habis Lebaran, bahkan beberapa stok store di street sudah kita pindahkan ke sana,” terang Alex.

Tentu, Alex tidak hanya memikirkan kerugian materi. Akibat musibah kebakaran itu, dia juga harus memikirkan nasib 30 karyawannya. ”Sementara dirumahkan. Tapi ada yang pindahkan ke store lain,” kata dia.

Selama bertahun-tahun, puluhan karyawannya itu menggantungkan hidupnya kepada Alex. Mereka hidup dari gaji yang diperoleh selama menjaga Alibaba Store.

Butuh perjuangan panjang, sebelum akhirnya Alex menjadi CEO Alibaba Store. Mulanya dia membuka toko kecil-kecilan pada 2005 silam. Kala itu namanya bukan Alibaba Store, tapi Central Mobile. Toko kecil itu kemudian berkembang pesat. Setelah itu, Alex membuka cabang di lokasi lain.

Tiga tahun kemudian, yakni 2008, dia mengubah nama Central Mobile menjadi Alibaba Store. Memakai brand Alibaba, bisnis Alex lantas membesar. Karena ketelatenan dan keseriusannya menjalankan usaha, dia kemudian ber-ekspansi ke lokasi lain, termasuk Malang Plaza. Di sana, store yang semula satu, terus bertambah hingga 7 store. Kini, Alex punya hampir 30 store yang tersebar di Malang Raya, Pasuruan, dan Gresik.

Ketika pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia terpuruk. Dampaknya dirasakan hampir semua pengusaha. Dalam hantaman ekonomi seperti itu, Alex bersusah payah mempertahankan bisnisnya. Jika bisnis tidak kolaps, maka karyawan juga tidak akan terkena imbasnya.

Berhasil melewati pandemi, kini Alex dan penyewa tenant lain di Malang Plaza menghadapi cobaan lagi. Store di Malang Plaza tidak beroperasi pasca-kebakaran, kemudian juga memperhatikan nasib karyawannya. Bagi pengusaha yang punya store di lokasi lain seperti Alex, masih bisa mempekerjakan sebagian karyawannya ke store lain. Tapi tidak akan semuanya, karena sebelumnya di store lain juga sudah ada karyawannya. “Tentu kita harus lebih kuat, lebih awas, lebih waspada dan membuat saya sadar bahwa musibah yang ini sebagai langkah mendekatkan diri kepada Tuhan,” kata dia.(*/dan) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#jawa pos radar malang #media online malang #berita malang #radar malang hari ini #Pemkot Malang #kebakaran malang plaza #berita malang hari ini #malang kota #malang plaza kebakaran #radar malang #malang plaza terbakar